Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Varia»Soal Mahasiswa Bunuh Diri, Humas Unsyiah: Perlu Klarifikasi ke Dekan Kedokteran


Soal Mahasiswa Bunuh Diri, Humas Unsyiah: Perlu Klarifikasi ke Dekan Kedokteran
Yuli Rahmad | The Globe Journal
Selasa, 26 Agustus 2014 12:45 WIB

Banda Aceh – Beredar kabar, kasus kematian FA (25) mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsyiah asal Kutacane, Aceh Tenggara akibat tekanan yang dialami di kampusnya. Sebagai kampus dengan biaya kuliah yang tinggi dan sistem belajar yang ketat, FA kesulitan bertahan hingga memutuskan bunuh diri. Akan hal itu Kepala Humas Unsyiah Dr Ilham Maulana meminta kabar itu baiknya diklarifikasi ke Dekan Kedokteran Unsyiah sendiri, dr. Mulyadi, Sp.P.

“Itu klarifikasi aja ke Pihak Dekanannya,” ujar Ilham yang dimintai tanggapannya Selasa (26/8/2014).

Pun demikian Ilham menjelaskan, saat ini persoalan kesenjangan biaya kuliah antara mahasiswa dengan ekonomi keluarga rendah dengan mahasiswa yang berasal dari keluarga mapan sudah terjawab. Sejak 2013 lalu, pemerintah sudah menerapkan sistem uang kuliah tunggal berkeadilan (UKTB).

“Artinya itu orang miskin disubsidi lebih banyak oleh negara ketimbang orang kaya. Jadi biaya kuliahnya diperkecil,” jelas Ilham.

Sementara itu berkaitan dengan FA sendiri yang tak lain mahasiswa Kedokteran Unsyiah angkatan 2009, penerapan UKTB belum berlaku di eranya.

“Ya, UKTB itu baru Tahun 2013. Kalau dia angkatan 2009, belum ada,” pungkas Ilham.

Sementara itu di lain sisi, The Globe Journal sedang mengupayakan klarifikasi dari Dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah, dr Mulyadi Sp P. Hanya saja, hingga kini klarifikasi itu belum didapatkan. [005]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close