Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Varia»Layangan PA dan RI Diterbangkan Sambil Menunggu Buka Puasa


Layangan PA dan RI Diterbangkan Sambil Menunggu Buka Puasa
Chairul Sya'ban | The Globe Journal
Sabtu, 28 Juli 2012 19:03 WIB

Aceh Utara - Sambil menunggu berbuka puasa, puluhan pemuda antusias menerbangkan puluhan layang-layangan yang berlambangkan khas Nanggroe Aceh. Ukuran layangan pun sangat bervariasi, mulai dari ukuran 50 cm paling kecil hingga berukuran raksasa yang mencapai tiga meter.

Pantauan The Globe Journal dilokasi, Sabtu sore (28/7), tepatnya di Desa Batee Lee, Lhoksukon, Aceh Utara, sebagian layangan-layangan tersebut di hiasi dengan lambang Aceh, seperti warna khas bendera Partai Aceh (PA) dan bendera Republik Indonesia (RI).

Salah seorang pemain layangan bernama Zulfahmi (20), mengatakan, ia dan bersama rekan yang lain menerbangkan layangan sejak dua minggu sebelum tiba bulan puasa, dan akan diteruskan hingga tiba musim tanam padi. "Ya, kami sudah hampir sebulan bermain musim layangan ini. Apalagi berkaitan dengan bulan puasa, jadi sambil menunggu berbuka puasa kita menerbangkan layangan dulu bersama teman-teman disini,''ujar Fahmi.

Hal serupa juga dikatakan Azwir (27), pemuda dewasa itu menyebutkan bahwa layangan yang diterbangkan itu merupakan asli layangan buatan mereka sendiri. Malah, mereka tak segan-segan memberi warna dan hiasan pada layangan itu yang melambangkan warna bendera PA dan bendera RI.

"Sebagian layangan disini kami berikan warna yang melambangkan bendera Partai Aceh dan bendera Republik Indonesia,''sebut Azwir singkat.

Para penggemar layangan juga menyebutkan bahwa ada beberapa jenis layangan yang diterbangkan. Meliputi layangan jenis bulan bintang, prek-prek, kecubung, bentuk ikan, dan bentuk burung walet maupun burung elang.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close