Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Varia»Gereja Ortodok Kritisi Kebijakan Pelarangan Quran Sebagai Literatur


Gereja Ortodok Kritisi Kebijakan Pelarangan Quran Sebagai Literatur
Sabtu, 03 Oktober 2015 11:49 WIB

Moskow- Gereja Ortodoks Rusia mengkritisi larangan teks Al Qur'an untuk dijadikan literatur. Diakon Andrey Titushkin membandingkan Al-Qur'an dengan Injil.

"Di dalam Injil terdapat banyak frase yang tidak manusiawi yang berasal dari presfektif masyarakat abad ke-21. Ayat-ayat kuno tidak dapat dianggap sebagai subjek radikalisme," ungkapnya seperti dikutip dari laman RBTH (1/10/2015).

Sementara itu Kepala Komite Asosiasi Umum Yaroslav Levin menyatakan pada “Izveztiya” bahwa kitab suci tidak seharusnya dianalisis sebagai materi ekstremis. Selain itu, dia juga mengungkapkan mengenai kemungkinan amandemen undang-undang.

Kritikan terhadap larangan penggunaan teks Al Qur'an sebagai literatur juga disuarakan Majelis Rendah Rusia (Duma). Dalam pertemuan Komite Asosiasi Umum Perwakilan Keagamaan Rusia, disampaikan bahwa pelarangan ayat suci bepotensi menimbulkan bahaya.

"Keputusan yang prematur dan tidak profesional dapat menabur perselisihan di dalam negeri, dan menciptakan lingkungan yang mudah disusupi oleh kelompok teroris untuk merekrut anggota baru," jelas pewakilan Muslim Shamsaila Saralieva.

Sebelumnya, pengadilan Yuzhno-Sakhalinsk menetapkan buku “Doa kepada Allah dan Maknanya di Dalam Islam” mengandung materi radikal. Pasalnya, terdapat pernyataan yang memancing permusuhan, sikap agresif, serta menghina agama lain (mereka yang tidak percaya dan menyembah Allah). Pernyataan  tersebut ditemukan oleh tim ahli dari pengadilan dalam beberapa ayat Al-Quran (Surah Al-Fatihah, Al-Jinn, dan sebagainya), dalam terjemahan bahasa Rusia. I WE/Tempo






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close