THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Varia»Gempa dan Tsunami Jepang Picu Pergerakan Elektron


Gempa dan Tsunami Jepang Picu Pergerakan Elektron
Jum`at, 01 Juni 2012 03:58 WIB

Washington-Tidak hanya di bumi, gempa besar dan tsunami yang melanda Fukushima, Jepang, tahun lalu juga membawa malapetaka di langit, mengganggu elektron pada lapisan atas atmosfer.
Demikian menurut laporan dari badan antariksa Amerika Serikat atau NASA (National Aeronautics and Space Administration), belum lama ini.

Gelombang energi dari gempa dan tsunami yang menyebabkan kerusakan besar di bumi juga mencapai ionosfer, bagian atas atmosfer yang membentang dari ketinggian 50-500 mil di atas permukaan bumi.

Kantor berita Reuters menyebutkan bahwa menurut pantauan NASA, gempa dan tsunami selama 11 Maret 2011 memicu pergerakan elektron yang sangat tinggi.  Pergerakan ini dimonitor dari hasil pelacakan sinyal GPS satelit yang diterima stasiun GPS di bumi.

Sebelumnya, sebagaimana dilansir Antara, para ilmuwan pernah melihat fenomena seperti ini pada saat tsunami di Samoa pada 2009 dan Chili pada 2010. [003-pelitaonline.com]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close