THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Varia»Final Euro 2012, Warga Banda Aceh Padati Warung Kopi


Final Euro 2012, Warga Banda Aceh Padati Warung Kopi
Afifuddin Acal | The Globe Journal
Senin, 02 Juli 2012 00:33 WIB

Banda Aceh – Sepak bola merupakan olah raga yang paling diminati oleh berbagai kalangan. Baik muda maupun tua ikut berbaur menyaksikan berlangsung pertandingan Final Euro 2012 Spanyol kontra Italia. Sehingga setiap pertandingan dimulai, semua berbaur sambil bersorak-sorai mendukung tim masing-masing dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas.

Dari pantauan The Globe Journal di seputaran Banda Aceh, terlihat di setiap warung kopi disesaki oleh warga yang ingin menyaksikan Final Piala Eropa yang sangat bergengsi ini. Bahkan ada salah satu warung menampilkan band-band local sebelum pertandingan dimulai. Haba Kupi misalnya yang terletak di seputaran Lamprit menggelar berbagai macam acara. Bahkan ada menampilkan pesulap-pesulap local untuk menyemarakkan final piala Eropa tahun 2012 yang diselenggarakan di Ukraina Polandia.

Demikian juga di seputaran warung kopi yang terletak di Lampineung seluruhnya dipenuhi oleh penonton. Terlihat baik pendukung Italia maupun Spanyol bisa duduk satu meja tanpa harus bermusuhan. Dukungan boleh berbeda, namun sikap sportifitas tetap bisa terjaga antara sesama pendukung masing-masing.

Sikap sportifitas inilah yang menjadi nilai lebih dalam dunia sepak bola. Meskipun dukungan berbeda, namun tetap bisa saling mengharagai satu sama lain. Alangkah indahnya bila filosofi pertandingan bola bisa diterapkan dalam dunia perpolitikan.

Sebelum pertandingan dimulai, warga yang sudah sejak habis Insya sudah nongkrong di warung kopi terlihat asyik dengan laptop masing-masing mengisi waktu menunggu tiba pertandingan. Ada yang sedang asyik dengan Facebook, ada juga yang asyik main Poker dan ada juga asyik memainkan game Mafia Wars.

Semua dilakukan itu untuk mengusir rasa jenuh menunggu pertandingan dimulai. Apa lagi seluruh warung kopi yang ada di Banda Aceh telah dilengkapi dengan fasilitas Internet. Sehingga pengunjung dimanjakan dengan fasilitas teknologi tersebut. 

Salah seorang pendukung Spanyol mengutarakan saat The Globe Journal jambangi, ia mengatakan menjagokan Spanyol karena memiliki sejumlah pemain yang handal. “Malam ini saya mendukung penuh Spanyol.” Ungkap Ijal Minggu Malam (1/7) di Haba Kupi.

Demikian juga Ikhsan, ia sangat berharap Italia bisa meraih kemenangan pada Final Euro 2012 ini. “Semoga Italia bisa menang malam ini”, jelas Ikhsan.

Sebelum dimulainya pertandingan, dari pantauan The Globe Journal, kawasan Lampineung Jalan P.Nyak Makam lampu padam sejak pukul 23.40 wib. Hal ini membuat kecewa para penonton. Masih untung setiap pemilik warung telah mengantisipasi dengan mempersiapkan ginset sebagai pengganti bila lampu padam.

“Mati lampu kita, tapi ada ginset,” ketus salah seorang pelayan Romen Café pada The Globe Journal yang teletak di kawasan Lampineung.

[001]






    Twitter TGJ 3
    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi:
    Telp. (0651) 741 4556
    Fax. (0651) 755 7304
    SMS. 0819 739 00 730


    Komentar Anda

    Terpopuler

    Cities

    Seni dan Budaya

    Jalan-Jalan

    Berita Foto

    «
    »
    Close