THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Varia»Ekonomi Malaysia Rangking 14 Paling Kompetitif di Dunia, RI Nomor 42


Ekonomi Malaysia Rangking 14 Paling Kompetitif di Dunia, RI Nomor 42
Jum`at, 01 Juni 2012 03:26 WIB

Kuala Lumpur-Transformasi ekonomi Malaysia semakin diakui dunia setelah tingkat ekonominya berada di posisi ke-14 paling kompetitif di dunia, mendahului beberapa negara maju. Menurut Institute for Management Development (IMD) yang berbasis di Swiss, Malaysia menempati posisi tinggi dibandingkan Australia, Inggris, Korea Selatan, Cina dan Jepang.

"Malaysia memperkuat seluruh daya saingnya sehingga posisinya yang tahun lalu pada peringkat 16 naik menjadi peringkat 14," kata laporan IMD dalam satu surveinya terhadap 59 negara,yang mengukur sejauh mana negara dunia mengelola ekonomi dan sumber manusia untuk meningkatkan kemajuan.

Ranking ini menempatkan Malaysia di atas beberapa negara maju seperti Australia ( peringkat ke-15), Inggris (ke-18), Korea (ke-22), Cina (ke-23), Jepang (ke-27), Perancis (ke-29) , Thailand (ke-30), Indonesia (ke-42) dan Filipina (ke-43).

Menurut rangking IMD, 15 ekonomi paling kompetitif di dunia adalah Hong Kong, Amerika Serikat, Swiss, Singapura, Swedia, Kanada, Taiwan, Norwegia, Jerman, Qatar, Belanda, Luksemburg, Denmark, Malaysia dan Australia.

Di kalangan negara dengan Keluaran Domestik Bruto (PDB) perkapita kurang dari AS $ 20.000, Malaysia mempertahankan posisi keduanya di kalangan 29 negara mengatasi Cina, Chile dan Thailand.

Di kalangan negara Asia Pasifik, Malaysia naik satu tangga ke posisi keempat setelah Hong Kong, Singapura dan Taiwan.

Menurut IMD, rangking daya saing "semua ekonomi Asia merosot selain Hong Kong (1), Malaysia (14) dan Korea (22).

Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Datuk Seri Mustapa Mohamed, dalam satu pernyataan, mengatakan perbaikan keseluruhan rangking Malaysia dalam survei IMD itu mencerminkan keberhasilan dari langkah yang diambil pemerintah untuk meningkatkan daya saing ekonomi.

Mustapa mengatakan, daya saing Malaysia itu adalah hasil dari inisiatif berani dan inovatif yang diambil pemerintah tahun lalu untuk memacu pembangunan, pertumbuhan dan menciptakan sektor swasta.

Survei IMD itu menilai negara menurut kinerja ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, dan prasarana.

Malaysia mencatat peningkatan signifikan dalam kategori efisiensi bisnis yaitu posisi ke-6 dari ke-14 tahun lalu, dan kategori efisiensi pemerintah yaitu ke-13 dari ke-17.

Peningkatan rangking dicatat dalam subkategori efisiensi dan produktivitas bisnis, keuangan, peraturan bisnis dan kerangka kerja institusi sosial.

Dalam kategori kinerja ekonomi, meskipun Malaysia mempertahankan posisinya dalam 10 rangking utama, namun ia jatuh tiga poin dari peringkat ketujuh tahun lalu.

Ini disebabkan pertumbuhan pekerjaan yang perlahan dan kekhawatiran akan meningkatnya harga. Dalam kategori prasarana, rangking Malaysia naik sedikit ke posisi ke-26 dari 27. [003-sabili.co.id]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close