Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Varia»80 Elang Pemburu Naik Pesawat Komersil ke Jeddah


80 Elang Pemburu Naik Pesawat Komersil ke Jeddah
Kamis, 02 Februari 2017 05:58 WIB

Foto yang menunjukkan 80 ekor burung elang berada di dalam kabin pesawat terbang sebuah maskapai penerbangan Timur Tengah menjadi viral setelah diunggah ke laman Reddit.

Ahmet Yasar, pengusaha yang mengunggah foto itu, mengatakan kepada BBC, foto diambil dalam empat minggu terakhir oleh temannya yang menjadi pilot pesawat.

Namun sang pilot tidak bersedia namanya diungkap.

Dikatakan oleh Yasar bahwa elang-elang itu diterbangkan ke Jeddah, Arab Saudi, yang diyakini sebagai perjalanan perburuan.

"Foto diambil dalam pesawat Airbus dari tempat asal yang tidak diketahui ke Arab Saudi," kata Yasar.

"Sudah biasa maskapai-maskapai penerbangan di Timur Tengah mengangkut burung untuk kepentingan perburuan," kata dia.

"Dalam hal ini, setiap ekor burung elang diperkirakan bernilai 8.000 dollar AS (sekitar Rp107 juta)," kata pengusaha yang berkantor di Turki itu.

"Foto yang saya unggah menjadi viral, menarik perhatian dari seluruh dunia," kata dia lagi.

"Burung-burung ini diyakini digunakan untuk berburu angsa," sambungnya.

Kepopuleran aktivitas berburu di Timur Tengah tampak jelas pada Desember 2015, ketika orang-orang bersenjata menculik setidaknya 27 pemburu dari Qatar.

Mereka, --termasuk anggota keluarga kerajaan, diculik di padang pasir Irak di dekat perbatasan dengan Arab Saudi.

Irak -seperti Arab Saudi, merupakan salah satu dari sejumlah negara yang menjadi tujuan bagi orang-orang kaya yang mempunyai hobi perburuan dengan memakai elang.

Para pecinta olahraga kuno ini mencari mangsa yang tidak ada di negara mereka sendiri atau mangsa yang sudah hampir punah karena diburu.

Sasaran favorit mereka adalah houbara bustard Asia, mirip dengan kalkun kecil.

Untuk menemukan burung tersebut dan juga spesies-spesies serupa, pemburu dari negara-negara Teluk sering bepergian ke Maroko, Irak, Pakistan dan Afghanistan.

Para pemburu membawa serta burung elang yang mahal, biasanya jenis peregrine, saker dan lanner, yang dilatih untuk menyerang sasaran dengan kecepatan tinggi.

Falconry atau perburuan dengan menggunakan elang merupakan keterampilan penting bagi pemburu Bedouin di daerah padang pasir Arab dan Suriah.

Praktik itu telah berlangsung selama ribuan tahun.

 

BBC






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close