>Banda Aceh - Menjelang sore hari terlihat puluhan bapak-bapak dan ibu-ibu sedang menjaga buah hatinya bermain di taman kawasan Ulee Lheue. Taman tersebut tepatnya disamping kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh. Taman luasnya tidak seberapa setiap sorenya disesaki oleh pengunjung warga yang tinggal di Kota Banda Aceh.
Juga tersedia tempat duduk santai yang menghadap langsung ke arah sungai. Pemandangan indah juga bisa dinikmati jauh ke laut lepas pantai Ulee Lheue. Sehingga mengesan kenikmatan sendiri menikmati dan menghabiskan sore harinya sambil menghibur anak-anak mereka.
Bahkan ada muda-mudi duduk berpasangan memadu kasih sambil canda tawa sambil menikmati lalu lalangnya lalu lintas bot penangkap ikan. Di pinggir sungai tersebut memang parkir sejumlah bot warga yang baru saja pulang dari melaut untuk mencari ikan.
Bahkan ada juga bot sikoci milik Polisi Air ikut parkir di kawasan tersebut. Hal ini semakin menambah warna suasana dikawasan taman kecil tempat warga Banda Aceh mengajak anak-anaknya bermain di alam terbuka.Taman ini merupakan tempat yang disenangi oleh anak-anak, kata salah seorang pengunjung saat The Globe Journal minta tanggapan. Apa lagi masuk ke dalam perkarangan taman ini tidak perlu bayar.
"Mumpung gratis, kita datang saja kemari sambil ngajak anak-anak main," kata Ani warga Desa Deah Kecamtan Meraxa.
Ditaman tersebut tersedia sejumlah permainan anak-anak yang telah disediakan. Ada juga main lainnya, seperti mobil mainan yang bisa dinaikkan oleh anak-anak. Meskipun harus bayar jasanya setiap ingin memakai mobil anak-anak tersebut. Harganya pun relatif terjangkau oleh semua kelas ekonomi. Hanya dengan membayar Rp.10.000 anak-anak bisa mengenderai mobil mainan tersebut selama 10 menit.
."Sepuluh ribu sekali naik selama 10 menit," jelas Ibrahim pengelola usaha tersebut.Selain itu, ada permainan lainnya yang juga tak kalah menariknya. Ada kreta api mainan yang bisa dinaikkan oleh 10 anak-anak didalamnya. Lalu kreta api mainan tersebut berjalan pelan-pelan mengikuti rel yang telah dipasang dalam kawasan taman tersebut.
"Anak-anak minta selalu naik itu, jadi saya bawa aja kemari, enak kok disini, itu sekali naik Rp.5000," ungkap salah seorang pengunjung yang sedang menunggu anaknya turun dari kreta api mainan tersebut.
.Ada sejumlah mainan lainnya bisa dinikmati oleh setiap anak-anak dikawasan taman tersebut. Meskipun tidak mewah, namun cukup bisa menghibur siapapun yang hadir kelokasi tersebut. Pasalnya, kawasan tersebut juga sangat rindang, sehingga siapapun yang berada di kawasan tersebut tidak tersengat langsung oleh matahari.Demikian juga bila haus atau ingin mencari makanan. Ada sejumlah pedagang di pinggir jalan.
Ada berbagai macam dagangan dijual di area tersebut. Dari bakso goreng, tahu goreng, pisang goreng dan ada banyak jajanan lainnya.Bila ingin duduk santai juga di kawasan tersebut tersedia sebuah cafe.
Cafe yang dirancang terbuka semakin menambah nuansa romantis menghabiskan waktu bersama keluarga. Demikian juga bagi pasangan muda-mudi juga bisa menjadi tempat menglepaskan rindu sambil menikmati keindahan pantai Ulee Lheue yang akan ditemani segelas jus.
"Tidak terlalu sering sich kemari, tetapi adalah sesekali, asyik sich disini," tambah Ani kembali yang datang bersama suami dan anaknya.(003)