
Lagi, Mahasiswa Sabang Serukan Pencopotan Wakapolres
Ketika Polisi Melawan Eksekusi Hukum Cambuk di Sabang
Fatin - Mikha Berduet Bikin Fans X-Factor Sirik
Duet Fatin-Mikha Siap Bawakan Lagu 'Good Time'Bagi pencinta musik saat ini tidak perlu harus mengeluarkan kocek banyak lagi dalam menyalurkan hobinya. Ditengah-tengah dunia semakin canggih, music pun saat ini bisa dibuat dengan teknologi digital. Sehingga siapapun bisa membuat lagu sendiri tanpa harus mengeluarkan dana yang besar.
Komunitas Gram Audio Family (GAF) telah membuktikan bermusik itu tidak perlu harus mengeluarkan biaya yang mahal. Cukup hanya bermodal kemauan yang kuat serta berani mencoba tidak perlu takut salah. “Bukan gak bisa membuat music digital, tapi harus terus mencoba dan jangan takut salah,”jelas Ketua GAF Aceh Yopie FR pada diskusi yang bertemakan Bermain Dengan Musik Digital Senin (4/6) di Pameran NICE 2012 Gedung Tgk Chik Ditiro.
Lanjutnya lagi, pembuatan musik dengan program Fruity Loop-Studio (FL-Studio) bisa menekan cost produksi yang sangat besar. Selama ini biaya produksi pembuatan satu lagu sangat mahal, namun dengan menggunakan Program FL-Studio hanya bermodalkan maksimal Rp.100.00.
“Biaya tersebut hanya untuk biaya rekaman di studio,” jelas Yopie yang nama sandi di Musik Hip Hop sering dipanggil FR.
Komunitas Hip Hop juga dalam seminar tersebut menampilkan beberapa lagu andalannya dihadapan seluruh para pengunjung Pameran NICE 2012 yang telah memasuki hari ke empat. Pengunjung dibuat terkesima dengan penampilan anak-anak asuhan Yopie yang markasnya di Taman Siswa. Sedikitnya ada tiga lagu yang dibawakan membuat seluruh pengunjung menggerak-gerakan angggota tubuhnya mengikuti alunan music hip hop itu.
“Kami telah manggung sampai keluar kota seperti di Medan,”jelas Yopie.
Selain menampilkan beberapa lagu andalannya seperti lagu “Facebook” yang liriknya dalam bahasa Aceh, panitia juga membagi-bagikan hadiah pada setiap pengunjung yang mengajukan pertanyaan.”Yang mau mengajukan pertanyaan akan diberikan CD Gratis yang isinya koleksi lagu-lagu GAF,”kata MC dalam diskusi tersebut.
Kembali Yopie mengatakan dalam diskusi yang di fasilitasi oleh Masyarakat Informasi dan Teknologi (MIT), lagu-lagu Hip Hop tersebut yang merupakan budaya barat, bagaimana kita akan mentransformasikan setiap lagu itu ke dalam budaya lokal. Sehingga masyarakat Aceh harapannya kedepan bisa mencintai lagu-lagu hip hop.
“Kita negeri syariat, maka tetap menjaga norma-norma itu,”jelas Yopie kembali.
Kembali ia tegaskan diakhir diskusi, bagi kawula muda, alangkah lebih baik menyalurkan kreatifitasnya pada hal-hal positif dalam menggunakan teknologi, karena lebih bermanfaat. “Gunakan teknologi untuk hal-hal positif”, tegas Yopie. [003]
