THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Teknologi»Astronom Simulasikan Awal Alam Semesta


Astronom Simulasikan Awal Alam Semesta
Minggu, 19 Agustus 2012 12:14 WIB

LONDON--Untuk pertama kalinya para ilmuwan telah menemukan cara akurat mengikuti kelahiran dan evolusi ribuan galaksi selama miliaran tahun. Melalui simulasi komputer sedemikian rupa mereka berhasil menciptakan kondisi serupa awal alam semesta.

"Kami berhasil menciptakan simulasi berbagai galaksi yang kita lihat di alam semesta lokal," kata Mark Vogelsberger dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CFA) dalam siaran persnya yang dilansir Redorbit.

Para ilmuwan di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CFA) dan rekan mereka di Institut Heidelberg Studi Teoritis (HITS) membangun alam semesta dari awal dengan galaksi  di sekitarnya. Meski awalnya mengalami kesulitan ketika mensimulasikan galaksi spiral tetangga Bimasakti, seperti Andromeda, Pinwheel, dan galaksi lainnya.

Software yang diciptakan oleh para peneliti menghasilkan simulasi penuh alam semesta. Untuk membawa para ilmuwan melalui waktu ke waktu pada masa peristiwa Big Bang sekitar 14 miliar tahun kemudian ke masa depan.

Sebelumnya simulasi dibagi menjadi sekelompok ruangan berbentuk kubus dengan ukuran tetap dan bentuk tertentu. Namun software terbaru yang menggunakan bentuk grid fleksibel dan bergerak di ruang angkasa guna mencocokkan gerakan gas yang mendasari, bintang, materi gelap dan energi gelap.

Simulasi perangkat lunak ini kemudian dilakukan pada superkomputer Odyssey Harvard yang menggunakan total 1024 core prosesor. Mesin ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengkompres hingga 14 miliar tahun sejarah ruang semesta menjadi hanya beberapa bulan saja.

Sedangkan, tujuan kedepan tim ini meliputi simulasi lebih besar dari volume alam semesta pada resolusi belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini akan membantu untuk menciptakan model terbesar dan paling realistis dari alam semesta yang pernah dibuat. Para peneliti pun lantas menerbitkan temuan mereka dalam jurnal Bulanan Royal Astronomical Society.
[001-JPNN]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close