THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Teknologi»Apa Kehebatan Digital Forensik?


Apa Kehebatan Digital Forensik?
Yul
Selasa, 24 Januari 2012 00:00 WIB
Jakarta - Apa yang terbersit di benak Anda saat mendengar digital forensik? Ilmu ini kian sering digunakan dalam berbagai penanganan kasus di Indonesia, khususnya oleh kepolisian. Namun pemahaman dan pentingnya digital forensik, belum banyak yang tahu. 

"Digital forensik itu bahasa sederhananya menganalisa barang bukti digital, untuk menemukan bukti yang relevan terhadap sebuah kasus dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," ujar ahli digital forensik Ruby Alamsyah.

Secara garis besar, digital forensik adalah salah satu cabang dari disiplin ilmu teknologi IT (Information Technology) dalam ilmu komputer, utamanya IT security yang disebut juga sebagai komputer forensik. Menurut Ruby, komputer forensik dan digital forensik memiliki pemahaman yang sama. Namun penggunaan kata digital forensik dirasa lebih mewakili. 

"Kalau komputer forensik kesannya hanya komputer saja yang bisa diforensik, padahal semua digital device yang memiliki media penyimpanan itu bisa," jelas pria murah senyum ini. 

Kata forensik sendiri, artinya membawa ke pengadilan atau yang berhubungan dengan pengadilan. Itulah mengapa, hasil analisa forensik harus bisa dipertanggungjawabkan saat dihadirkan di pengadilan atau akan berdampak hukum. 

Di zaman sekarang, kata Ruby, hampir setiap kasus bisa dilakukan digital forensik. Dalam berbagai kesempatan, Ruby pun kerap mengingatkan bahwa digital forensik tidak hanya untuk kasus kategori cybercrime. Pasalnya, hampir setiap kasus yang terjadi saat ini memiliki barang bukti digital.

"Kenapa digital forensik di Indonesia dan di luar--negeri--lagi booming, karena mau gak mau perkembangan zaman seperti ini setiap individu tidak bisa lepas dari gadget atau digital devices," sebutnya. 

Adapun yang termasuk barang bukti digital adalah semua perangkat digital yang memiliki media penyimpanan. Mulai dari ponsel, komputer, server, notebook, tablet, hingga flashdisk. 

Ruby memberikan contoh paling sederhana ponsel, dalam kasus apapun menurutnya, tersangka atau orang yang berhubungan dengan sebuah kasus pasti memiliki alat komunikasi tersebut. 

"Kasarnya maling ayam sekalipun, kalau dia menggunakan ponsel dan SMS untuk mendistribusikan hasil jualan, itu adalah barang bukti digital yang bisa dianalisa," paparnya. 

Keyakinan Ruby akan pentingnya digital forensik dalam penanganan kasus, membuatnya selalu bersemangat membeberkan kedahsyatan 'khasiat' ilmu ini, yang mampu memunculkan data yang sulit ditemukan sekalipun. 

Dalam sebuah kasus yang pernah ditangani Ruby, ilmu digital forensik menjadi senjata ampuh baginya menemukan sebuah dokumen dari komputer berusia empat tahun. Menariknya, komputer ini sudah diformat dan diisi operating sistem berbeda sebanyak tiga kali. 

"Lebih menarik lagi, data yang saya temukan adalah data yang diketik saja, lalu diprint, tanpa disimpan. Jadi orang itu tidak menyimpan file. Namun kita dapat file yang dia ketik saat itu, waktu pengetikan dan sebagainya. Dengan digital forensik itu bisa ketemu. Inilah dahsyatnya khasiat digital forensik," ujar Ruby tersenyum simpul. []

(detik.com)





Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close