THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Teknologi»60 Persen Informasi di Wikipedia Salah


60 Persen Informasi di Wikipedia Salah
Jum`at, 20 April 2012 21:15 WIB

Berhati-hatilan jika Anda sering mengandalkan Wikipedia sebagai sumber informasi atau untuk mengerjakan tugas. Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa 60 persen artikel di situs ensiklopedia online populer itu mengandung informasi yang tidak akurat.

Seperti yang diketahui artikel-artikel dalam Wikipedia ditulis dan diedit oleh publik sehingga sangat terbuka kemungkinan terjadinya kekeliruan atau tidak jarang oknum tertentu sengaja memasukan informasi yang salah di dalamnya.

Tetapi, penelitian itu juga menemukan bahwa ketidakakuratan informasi dalam Wikipedia juga disebabkan oleh para administrator situs itu bereaksi terlalu lamban dalam menindaklanjuti laporan terkait akurasi informasi.

Menurut penelitian yang digelar oleh Public Relations Journal dan melibatkan 1.284 responden itu, biasanya dari empat keluhan yang disampaikan ke Wikipedia hanya satu yang mendapat tanggapan balik.

Beberapa responden bahkan mengatakan bahwa perlu berminggu-minggu untuk mendapatkan tanggapan dari Wikipedia, meski situs itu sendiri mengaku semua keluhan yang masuk akan diproses dalam dua sampai lima hari.

"Hasil itu tidak mengejutkan saya," kata Profesor Marcia DiStaso dari Penn State University, yang memimpin penelitian itu.

Menurutnya Wikipedia harus segera berubah dan mulai mengoreksi informasi-informasi yang keliru jika ingin tetap diandalkan sebagai sumber informasi online.

"Status quo tidak bisa dipertahankan. Banyaknya kesalahan faktual tidak bermanfaat terutama bagi publik yang mengandalkan informasi yang akurat dan seimbang dari Wikipedia," ujar DiStaso.

Adapun dalam penelitian itu sebanyak 74 persen responden meminta agar Wikipedia mengubah cara kerjanya, tidak lagi mengandalkan publik untuk mengedit dan memasukan informasi.[003-beritasatu.com]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close