Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Sosok»Tan Malaka Belum Masuk List Pahlawan Nasional


Tan Malaka Belum Masuk List Pahlawan Nasional
Senin, 07 September 2015 09:13 WIB

Tulungagung - Tokoh perjuangan Tan Malaka dipastikan belum akan dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional pada November 2015 mendatang. Hingga kini, usulan penobatan terhadap tokoh sosialis itu masih belum diterima Kementerian Sosial.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan nama Tan Malaka tak masuk dalam daftar calon penerima gelar Pahlawan Nasional di kementeriannya. Dia menyarankan kepada masyarakat yang mengusulkan agar mendiskusikannya dengan Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) pemerintah daerah yang memiliki otoritas mengusulkan.

“Kalau diajukan sekarang sudah terlambat untuk pemberian gelar besok November,”kata Khofifah di acara Muslimat NU Tulungagung, Ahad 6 September 2015.

Namun, Khofifah menambahkan tak menutup kesempatan pemberian gelar tersebut di masa yang akan datang. Karena itu, dia meminta kepada masyarakat untuk membicarakan hal ini kepada TP2GP Pemerintah Kabupaten Kediri yang akan diteruskan kepada PT2GP pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berakhir di Kementerian Sosial.

“Harus ada seminar untuk memberikan testimoni atas calon pahlawan yang diusulkan,” kata Khofifah.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Kediri Haris Setiawan mengatakan usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Tan Malaka saat ini masih dalam kajian TP2GP Pemerintah Kabupaten Kediri. Pemerintah daerah masih mengumpulkan fakta sejarah atas kepahlawanan Tan Malaka yang disebutkan meninggal di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

“Masih dalam pembahasan dan belum ada rekomendasinya,”kata Haris.

Meski sebagian besar masyarakat di lereng Gunung Wilis, tempat makam tersebut ditemukan, meyakini jasad tersebut sebagai Tan Malaka, namun hingga kini belum ada hasil forensik yang menguatkan hal itu. Bahkan upaya pembongkaran makam yang dilakukan keponakan Tan Malaka, yakni Zulfikar Kamarudin dengan mengambil potongan jasad untuk dilakukan uji DNA hingga kini tak jelas ujung pangkalnya.

Mohamad Zairi, tokoh masyarakat Desa Selopanggung yang juga bekas kepala desa setempat meminta Menteri Sosial segera menobatkan Tan Malaka sebagai pahlawan nasional. Menurut dia penobatan tersebut akan membuat pemerintah Kabupaten Kediri tergerak merawat makam Tan Malaka yang saat kini terlantar di lereng Gunung Wilis. Makam tersebut nyaris tak terawat dengan tumbuhan liar dan ilalang di atasnya.

“Kami berharap Menteri Sosial mempelopori pemberian gelar ini karena pemerintah daerah sangat pasif,” katanya. I Tempo






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close