Banda Aceh — Pimpinan Tertinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Teungku Muhammad Hasan Ditiro Sabtu (5/12) pagi terpaksa harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) karena sakit mendadak sehari setelah MILAD GAM 4 Desember.
Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Kamaruddin atau Abu Razak saat dihubungi The Globe Journal membenarkan jika Hasan Ditiro sakit dan harus dilarikan ke RSUZA, “Wali memang sakit dan tadi pagi beliau dirawat di RSUZA, sekarang kondisi beliau sudah kembali normal
dan sehat kembali,” sebut Abu Razak.
Menurut Abu Razak, penyebab Hasan Ditiro sakit hanya karena terlalu lelah sehingga kondisi badannya menurun, “Beliau hanya kelelahan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRA Aceh, Hasbi Abdullah yang juga salah seorang pimpinan GAM, menurutnya yang juga sempat menjenguk Hasan Ditiro ke RSUZA, Hasan Ditiro sakit karena sudah terlalu tua, “Beliau sudah sangat tua, jadi wajar kalau sakit,” jelasnya.
Informasi yang diterima The Globe Journal dari beberapa sumber, Hasan Tiro dibawa ke RSUZA oleh Abu Razak dan Darwis Jeunib sekitar pukul 10.00 WIB.
“Tadi Wali sempat dipasang oksigen dan infus, setelah itu kondisinya berangsur membaik,” sebutnya.
Hingga berita ini diturunkan The Globe Journal belum memperoleh informasi terkait penyakit yang diderita Hasan Ditiro dari Pihak RSUZA. The Globe Journal juga telah berusaha menghubungi keluarga terdekat Hasan Ditiro, namun hingga saat ini nomor handphone yang dituju sedang diluar jangkauan.
[001]