Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»SMS Terakhir WNI Hilang di Turki: ... We are Fine


SMS Terakhir WNI Hilang di Turki: ... We are Fine
Minggu, 08 Maret 2015 20:37 WIB
16 Warga Negara Indonesia (WNI) di Istanbul Turki yang diduga bergabung dengan kelompok militan Islamic State (ISIS) sengaja memisahkan diri saat tiba di Bandara. Mereka memberi pesan singkat kepada pihak travel.
 
Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Iqbal Lalu Muhammad menegaskan, 16 WNI itu memang sengaja memisahkan diri.
 
"16 WNI bukan missing person, tapi memang sengaja memisahkan diri untuk tidak kembali ke Indonesia," kata Iqbal di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2015).
 
Dia mengungkapkan, mereka mengirim pesan singkat kepada agen perjalanan yang membawa mereka ke Turki. Bunyi pesan yang mereka kirim ‘Kalau teman-teman bisa pulang dengan lancar pada tanggal 4 (Maret), we are fine’.
 
Terkait dugaan mereka pergi untuk bergabung dengan ISIS, Iqbal belum dapat memastikan. "Dugaanya memang mereka memisahkan diri, tapi kita tidak bisa menilai mereka akan gabung ISIS," ujarnya.
 
Hinggi kini pihak Kemenlu sudah bekerjasama dengan Otoritas di Turki untuk mengidentifikasi para WNI tersebut. Kemelu telah meminta kepolisian untuk mendalami profil setiap orang yang terlibat.
 
Seperti diketahui, mereka pergi dari Indonesia untuk paket tur di Turki, namun sat sampai di Bandara memisahkan diri dengan alasan menjenguk keluarga. 16 WNI tersebut berasal dari  tiga keluarga besar. (Metro TV News)





Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close