Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»Seratusan Pengungsi Rohingya Kabur dari Kamp Penampungan


Seratusan Pengungsi Rohingya Kabur dari Kamp Penampungan
Kamis, 15 Oktober 2015 20:20 WIB

Ratusan pengungsi Rohingnya asal Myanmar kabur dari lokasi penampungan di Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara selama sepekan terakhir. Pada Kamis (15/10/2015), jumlah warga Rohingnya di lokasi penampungan hanya tercatat 150 orang dari total 316 orang. 

Kepala Humas Pemkab Aceh Utara Amir Hamzah menyebutkan awalnya pada 15 Oktober 2015 tercatat jumlah warga Rohingnya di lokasi penampungan itu sebanyak 316 orang. “Pada 7 Oktober 2015 jumlah mereka hanya 236 orang. Sebagiannya sudah melarikan diri,” ujar Amir. 

Sehari sebelumnya telah beredar kabar bahwa para pengungsi Rohingnya kabur dari penampungan. Menanggapi kabar tersebut, Amir Hamzah menambahkan, Pemkab Aceh Utara langsung memeriksa lokasi penampungan. 

“Tadi sudah kita cek, hanya 150 orang lagi di penampungan. Artinya sebanyak 166 orang sudah melarikan diri,” ujar Amir Hamzah. 

Pemeriksaan jumlah warga Rohingnya itu juga didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh Utara Jailani, dan Kapolsek Kuta Mamur Iptu Sarimin. “Kami menduga mereka kabur karena dibujuk cukong yang akan membawa mereka ke Malaysia. Kita tahu, sejak awal tujuan mereka berangkat dari Myanmar adalah ke Malaysia. Di sana banyak keluarga mereka,” tambah Amir.

Kini, sambung Amir, pemerintah terus meningkatkan pengamanan, sehingga upaya melarikan diri dari sisa pengungso tersebut bisa diatasi. “Pengamanan terus kita tingkatkan,” pungkasnya. 

Ratusan pengungsi Rohingnya itu tiba di Aceh Utara pada Mei 2015. Kebijakan Pemerintah Indonesia mengizinkan mereka menetap di Aceh Utara selama setahun sebelum mereka mendapat negara ketiga yang akan memberikan suaka.

KOMPAS






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close