
Banda Aceh- Aparat kepolisian membubarkan sejumlah orang yang sedang bermain petasan di Simpang Lima, Banda Aceh. Mereka dibubarkan setelah ada sebuah petasan yang meledak di ruas jalan dan mengenai beberapa orang warga lainnya.
“Tadi mereka main petasan dan ada yang membakar di jalan. Jadi kita bubarkan,” ujar Satuan Polresta Banda Aceh, Iptu Andri pada The Globe Journal, Sabtu (18/8).
Dari keterangan yang dihimpun The Globe Journal dari masyarakat sekitar, ada yang menyulut petasan di badan jalan. “Tadi dia naruh petasannya terbalik, trus meledak di jalan, bukan ke atas. Ada kena orang-orang di jalan, kena mobil juga,” ujar Rizki.
Setelah aksi ledakan tersebut, beberapa aparat kepolisian langsung mendatangi orang tersebut dan menegur secara tegas tindakan yang dinilai mengganggu tersebut. Bahkan, menurut pantauan The Globe Journal, masyarakat yang menyaksikan pertunjukan kembang api tersebut langsung mengerumuni tempat tersebut.
Tak berlangsung lama, kerumunan tersebut langsung dibubarkan oleh pihak kepolisian karena mengganggu ketertiban lalu lintas. Meskipun demikian, pihak kepolisian tidak mengamankan petasan yang digunakan.
“Kita mengerti keinginan masyarakat untuk hiburan, tapi jangan sampai membahayakan orang lain, apalagi menjelang lebaran. Asal tidak membahayakan, kita bolehin,” tutur Iptu Andri.
[001]
