Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»Pemuda Muhamadiyah: Aceh Darurat Dalam Enam Sektor


Pemuda Muhamadiyah: Aceh Darurat Dalam Enam Sektor
Reporter I The Globe Journal
Rabu, 14 Oktober 2015 11:25 WIB

Banda Aceh- Ketua Pemuda Muhammadiyah Aceh, Munawar Syah, MA, mengatakan, saat ini ada sector di Aceh yang sedang dilanda kondisi darurat. Pertama, darurat pemimpin , kedua darurat ukhuwah. Ketiga, darurat korupsi, darurat narkoba, darurat bencana dan darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dalam siaran pers yang diterima oleh The Globe Journal, Rabu (14/10/2015), Munawar Syah menjelaskan, Krisis Keteladanan Pemimpin, Pemuda Muhammadiyah Aceh prihatin dengan kondisi “pecah kapal” kepemimpinan Aceh. Hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh akhir-akhir ini semakin terang benderang menunjukkan ada persoalan yang belum selesai antara kedua pemimpin ini.

Bila para pemimpin tidak akur dan saling tuding, ini menunjukan bahwa persoalan keteladanan kepemimpinan di Aceh masih menjadi barang mahal. Konflik bersenjata yang 30 tahun saja dapat diselesaikan dengan rembuk, berunding dan memilih berdamai, mengapa pula ketika kepemimpinan telah berada ditangan dan kesempatan membangun Aceh terbuka lebar, lalu kembali berkonflik sesama.

“Pecahnya kapal Zikir membuat kita prihatin. Kita dalam kondisi darurat pemimpin yang bisa dijadikan tauladan,” ujar Munawar Syah.

Dia juga melanjutkan, dalam konteks darurat ukhuwah, Benturan perbedaan pemahaman keagamaan yang diikuti dengan sikap fanatisme yang terjadi akhir-akhir ini, sesungguhnya sedang menggiring umat Islam di Aceh kepada runtuhnya bangunan ukhuwah Islamiyah.

Untuk perihal darurat korupsi, Kajati Aceh dari periode Januari s.d Desember 2014 menangani 158 perkara tipikor, 67 perkara telah selesai, 38 perkara dalam penyidikan dan 53 perkara penuntutan.

Tahun 2015 prediksi BNN angka prevalensi pengguna narkoba mencapai 5,1 juta orang di Indonesia. Angka kematian akibat mengalami overdosis narkoba diperkirakan mencapai 104.000 orang yang berumur 15 tahun dan 263.000 orang yang berumur 64 tahun.

Untuk Aceh, informasi dari BNNP Aceh berdasarkan penelitian BNN Pusat dengan pihak Universitas Indonesia (UI) diperoleh hasil bahwa tingkat penyalahgunaan Narkoba di Aceh, baik peredaran maupun penggunaannya, kini masuk peringkat ke 8 secara nasional pada Tahun 2012, Aceh bahkan peringkat kedua di Sumatera setelah Sumatera Utara. Jumlah tahanan atau narapidana seluruh Aceh rata-rata di atas 50 persen terlibat kasus narkoba. Bahkan di Rutan Sigli mencapai 80 persen. Tahun 2014 terdapat jumlah 80.179 orang penyalahgunaan narkoba di Aceh.

kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan meningkat signifikan di Aceh. Tahun 2012, data dari BP3A Aceh, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan mencapai 679 kasus; tahun 2013 (848 kasus); dan 2014 (788 kasus). Dalam 2 minggu ini saja sudah 8 kasus yang terungkap ke permukaan. Ini hanya yang terekspos oleh media, diyakini masih banyak kasus kekerasan serupa yang terjadi akan tetapi tidak terlaporkan ke publik.

Dari sisi darurat bencana. Sejauh ini bencana alam kerap terjadi di Aceh baik berupa banjir, tanah longsor maupun kebakaran. Hal ini dipicu oleh rusaknya tatanan ekosistem yang ada. []

 

 

 






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close