
Kontrak Rio Ferdinand Diperpanjang Setahun
Wah, Pak Tarno Jajaki Fitri TropicaBireuen- Pengiat LSM anti korupsi yang terdiri dari GaSAK Bireuen dan perwakilan GeRAK Aceh, mellaksanakan acara coaching dengan anggota DPRK Bireuen di aula pertemuan rumah makan Habiby, Jumat (6/7).
Dalam acara ini, pihak LSM dan anggota DPRK menggali berbagai masalah yang terjadi di lapangan yang berkaitan dengan perempuan, anak dan korban konflik. Wakil ketua legislatif Bireuen, Syarifuddin, dalam acara itu mengatakan, banyak sekali persoalan yang dihadapi oleh perempuan yang selama ini belum tertangani dengan baik.
Menurutnya, persoalan yang banyak dihadapi oleh perempuan Aceh selama ini adalah kurangnya kesempatan untuk berkiprah. Padahal secara pendidikan, dewasa ini, baik kaum hawa maupun laki-laki sudah mendapatkan akses yang sama. Selain itu, Syarifuddin juga menambahkan, persoalan lainnya yang dihadapi oleh perempuan adalah pemahaman kultur, serta masih kurangnya kepercayaan yang diberikan untuk perempuan oleh perempuan sendiri.
“Bicara perempuan, adalah bicara hal yang kompleks dan rumit. Walau secara pendidikan sekarang ini tidak ada lagi perbedaan, namun kesempatan untuk berkiprah bagi mereka masih kecil sekali peluangnya. Bahkan kaum perempuan sendiri belum percaya kepada sesama jenisnya,” kata Syarifuddin.
Selain membahas persoalan yang selama ini dihadapi oleh perempuan, coaching yang difasilitasi oleh GeRAK Aceh dan GaSAK Bireuen ini juga mengangkat permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak dan korban konflik yang ada di Bireuen. Seperti masih banyaknya bantuan yang belum tepat sasaran, anak-anak dan serangan narkoba dan lain sebagainya.
Mukhlis Munir, Koordinator GaSAK Bireuen kepada The Globe Journal mengatakan, kegiatan ini dilakukan oleh kedua lembaga tersebut untuk memetakan permasalahan yang dihadapi oleh perempuan, anak dan korban konflik yang ada di Bireuen menurut versi anggota perwakilan rakyat.
“Kita mencoba menggali permasalahan dengan bertanya langsung ke anggota dewan yang notabenenya adalah wakil rakyat. Cukup banyak hal yang berhasil dipetakan dalam coaching kali ini,” Kata Mukhlis.
Hadir dalam diskusi ini, wakil ketua DPRK Bireuen Syarifuddin serta lima anggota dewan lainnya. Hasil kesepakatan, semua permasalahan yang muncul dalam coaching itu akan dibahaqs kembali tentang jalan apa yang akan dilakukan untuk menjawab persoalan. [003]
Kamis, 23 Mei 2013 16:33 WIBPerpustakaan Inggris Koleksi Tulisan John Lennon