THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»Liput Boediono, TNI Gebuk Wartawan


Liput Boediono, TNI Gebuk Wartawan
Jum`at, 13 April 2012 21:26 WIB

Medan-Sejumlah wartawan menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan beberapa aparat TNI di Medan yang tengah melakukan pengamanan terkait kunjungan Wapres Boediono, hari ini.

Insiden tersebut disampaikan Yudhistira, salah satu wartawan yang menjadi korban pemukulan aparat. Dia menuturkan, aksi kekerasan yang dilancarkan aparat tersebut bermula dari memanasnya situasi saat menghalau pengunjuk rasa yang memaksa beraudiensi dengan Wapres Boediono.

Pengunjuk rasa dari petani yang tergabung dalam Komite Tani Menggugat itu bahkan sempat terlibat aksi dorong dengan aparat, dalam waktu yang lumayan lama, sehingga mengakibatkan beberapa pucuk senjata milik aparat tercecer di jalanan.

Saat itu, bukan hanya pengunjuk rasa yang menjadi korban, tapi beberapa wartawan pun ikut didorong-dorong oleh aparat. Bahkan, ada pula kendaraan bermotor milik wartawan yang menjadi korban.

Beberapa saat pascainsiden tersebut, mayoritas wartawan yang meliput kedatangan Wapres Boediono menghampiri Danyon Arhanudse 11 Letkol Saepul untuk meminta tanggapan seputar aksi kekerasan aparat terhadap demonstran.   

Alih-alih memberikan jawaban, Danyon malah menghindar dan memberikan perintah kepada anak buahnya untuk menghalau wartawan. Alhasil, wartawan kembali menjadi korban tindak kekerasan.

Tercatat, tiga wartawan menderita luka akibat peristiwa tersebut. Ketiganya adalah Tuti Lubis yang merupakan kontributor SCTV, Ayat Sudrajat reporter Trans TV, dan Yudhistira kontributor Beritasatu.

 

[003 - BeritaSatu - Foto Tunas Bangsa]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close