Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»Konflik Sara Pecah di Singkil, Korban Mulai Berjatuhan


Konflik Sara Pecah di Singkil, Korban Mulai Berjatuhan
Reportase Kontributor I The Globe Journal
Selasa, 13 Oktober 2015 13:52 WIB

Singkil- Bentrok fisik akhirnya trejadi antara umat  dengan penganut Kristen di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, Selasa (13/10/2015) Informasi yang berhasil dihimpun oleh The Globe Journal, sejauh ini sudah tiga menjadi korban.

Kondisi saat ini dilokasi kejadian, seorang TNI menjadi korban dari bentrokan tersebut. “Sejauh ini sudah ada korban tiga orang. Satu orang TNI,” ujar sumber The Globe Journal di lokasi kejadian.

Peristiwa berdarah ini terjadi ketika umat muslim melakukan aksi pembongkaran gereja yang berakhir dengan pembakaran satu unit rumah ibadah di Singkil. Aksi ini dipicu oleh semakin banyaknya pendirian tempat ibadah umat non muslim di Singkil.

Bentrokan terbuka semakin meluas. Tidak saja terjadi di lokasi gereja, tapi sudah merembas ke dalam Desa Dangguran.

Berbagai senjata tajam seperti tombak, panah, parang dan lainnya saling berkelabat di udara bumi tanah Singkil.

Suara senjata api pun ikut terdengar di lokasi kejadian. “Kondisinya sudah sangat mencekam. Bala bantuan dari kedua belah pihak terus masuk untuk mendukung bentrokan tersebut.

Sudah Berhembus Jauh-Jauh Hari

Beberapa hari sebelum bentrokan terjadi, isu penyerangan terhadap gereja yang tidak memiliki izin santer dibicarakan oleh masyarakat. Bahkan pesan-pesan pendek yang dibroatcast juga menyampaikan informasi tersebut.

“Akan ada aksi pembakaran gereja pada hari Selasa (hari ini-red),” terang sumber The Globe Journal sambal memperlihatkan isi pesan singkat tersebut pada Sabtu (10/10/2015). []

 

 






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close