
JK Dukung Bantuan Langsung Sementara
Eyang Subur Diminta Ikuti Fatwa MUIBanda Aceh - Shalat Idul Fitri di Mesjid Al-Makmur Bandar Baru Banda Aceh di mulai pukul 08.00 WIB dengan khatib Tgk. H. Muhammad Yus (Abu Yus). Sebagian jamaah wanita harus shalat dan mendengarkan khutbah dari luar mesjid karena membludaknya jamaah. Sementara banyaknya jamaah laki-laki, diantisipasi dengan pemanfaatan lantai dua mesjid sebagai tempat shalat.
Abu Yus, yang biasa memberikan ceramah dan khutbah dengan bumbu politik, menyampai khutbah Ied yang cukup politis di Mesjid Al-Makmur ini dengan judul "Membangun Daulah Islamiyah di Aceh dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia." Buku putih yang diterbitkan mesjid Al-Makmur dibagikan kepada sebagian jamaah.
Abu Yus, dalam khutbah yang cukup panjang menyampaikan bahwa Daulat Islamiyah dapat diterapkan di Aceh secara baik, terutama dengan penyempurnaan pelaksanaan Syariah Islam yang sudah ada di Aceh saat ini.
"Kalaulah demokrasi, monarki, sentralisasi, desentralisasi dan otonomi itu hanyalah sebagai alat dan cara-cara belaka untuk mencapai negara sejahtera dan masyarakat adil makmur. Maka dengan UU No 44 tahun 1999 dan UUPA tahun 2006, marilah kita berjuang mencari dan membangun satu cara lagi dengan penerapan Syariah Islam secara kaffah. Dengan mewujudkan 'Daulah Islamiyah'.," jelas Abu Yus sebagaimana teks Khutbah dalam buku putih.
Abu Yus memberikan contoh bahwa tugas Daulah Islamiyah adalah memberikan dakwah kepada masyarakat untuk dapat menjalankan ibadah dengan baik. Petugas Daulah bisa saja akan memborgol anggota masyarakat yang sehat jasmani tapi tidak pergi shalat berjamaah ketika azan dikumandangkan. Ini menurupakan salah satu metode pelaksanaan dakwah agar semua warga taat beribadah.
Lebih lanjut, dalam teks khutbah Abu Yus, "Khalifah Daulah Islamiyah yang kita bangun di Aceh tidak sama dengan sistem monarkhi, yang meletakkan kedaulatan di tangan raja. Tidak sama dengan sistem Republik, yang meletakkan kedaulatan di tangan segelintir orang tertentu saja. Dan tidak sama dengan sistem demokrasi, yang meletakkan kedaulatan di tangan rakyat semata-mata."
Panitia mesjid memberikan air minum aqua gelas kepada sebagian jamaah yang mengikuti khutbah Ied panjang ini.
Lebih lanjut dalam teks khutbah dijelaskan "Khalifah Islamiyah adalalah sistem politik dan pemerintahan yang berdasarkan kepada syura / syariah Islam yang meletakkan kedaulatan di tangan Allah SWT dengan mempedomani ajaran kitab suci Al Quranul Karim dan Sunnah Rasullah SAW," demikian Abu Yus. [001]
Kamis, 16 Mei 2013 21:22 WIBPejuang Palestina Tembakan Rudal ke Israel