THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»Ini Rayuan Nabi kepada Istrinya


Ini Rayuan Nabi kepada Istrinya
Hatta Syamsuddin
Selasa, 29 Mei 2012 06:24 WIB

"Bapak kamu tukang AC ya ? ". Mendengar awalan dialog di atas, kita langsung tahu dan ingat rayuan gombal khas Andre Taulani OVJ. Bukan hanya di televisi, namun juga sudah merambah update status di Facebook dan Timeline di Twitter. Wal hasil, rayuan gombal ini sukses memberi kesan di hati banyak orang, meski lebih tepatnya adalah kesan guyonan dan tak lebih dari itu.

Saya membayangkan, jika seandainya rayuan gombal tersebut dimanfaatkan oleh para suami ataupun istri untuk mewarnai hari-hari mereka, tentulah akan lebih bermanfaat dan efeknya akan jauh luar biasa. Segombal-gombalnya rayuan suami kepada istrinya, bisa dipastikan tetap akan membuat hati istrinya tersipu dan wajahnya pun memerah malu. Ini bukan analisa atau perkiraan, tapi tested already, sudah dipraktekan dan akan terus dipraktekan.

Mengapa yang gombal pun bisa membuat istri melayang ? Mudah saja jawabannya. Setiap hari pasangan suami istri itu telah melewati momentum-momentum suka duka yang telah membuktikan kesungguhan cinta diantara mereka. Bahwa keduanya saling mencintai, saling membutuhkan satu sama lainnya, itu sudah jelas dihadapan mata. Maka realitas cinta nan indah itu hanya tinggal membutuhkan sentuhan akhir yaitu ‘pernyataan dan ikrar’ cinta. Inilah yang semestinya diwujudkan dalam bentuk rayuan-rayuan gombal.

Mungkin ada keraguan, bagaimana kalau tidak seheboh kenyataannya, artinya cinta yang ada biasa-biasa saja, bukankah itu mengarah ke kedustaan yang kita dilarang untuk mempraktekannya ?. Gombal dalam merayu suami / istri bukanlah sebuah kebohongan yang tercela, namun ia adalah celah yang diberikan syariat kepada para suami untuk membahagiakan istrinya. Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan hadits dimana Rasulullah SAW bersabda: “Bohong itu tidak halal kecuali dalam tiga hal (yaitu) suami pada istrinya untuk menyenangkannya, bohong dalam perang, dan bohong untuk mendamaikan diantara manusia”. (HR Tirmidzi)

Lihatlah kebohongan suami untuk menyenangkan dan membahagiakan istrinya menjadi sesuatu yang wajar dan boleh. Tentu saja yang dimaksud kebolehan disini bukanlah dusta filosofis atau yang menyangkut hal-hal signifikan dan penting dalam kehidupan rumah tangga. Saya meyakini yang dimaksud kebolehan dalam berdusta ini adalah untuk meluncurkan rayuan-rayuan gombal dengan tujuan menyenangkan dan membahagiakan istrinya.

Bagaimana dengan rumah tangga Rasulullah SAW, adakah rayuan gombal di dalamnya ? Jangan takut, meski hanya mirip-mirip ‘gombal;, namun ada rayuan indah Rasulullah SAW yang tercatat dalam riwayat. Muhammad Qutb dalam bukunya Aisyah, Guru Teladan Kaum Pria, menceritakan dialog rayuan ini :

Aisyah                   : “ Bagaimana cintamu padaku ? “.  
Rasulullah SAW    : “Bagai untaian tali ! “.  
Aisyah                   : “ Bagaimana untaian itu ya Rasul ? “
Rasulullah  SAW  : “ Ia selalu awet dalam keadaan seperti semula “.

Nah, lihatlah Rasulullah SAW dan rayuannya pada Aisyah yang tentu saja berakhir dengan wajah memerah khas khumairah nan tersipu malu. Giliran Anda para suami gombal , ayo merahkan wajahnya .... [003-indonesiaoptimis.com]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close