THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»60.000 Orang Pendatang Baru akan Dibawa Pemudik ke Jakarta


60.000 Orang Pendatang Baru akan Dibawa Pemudik ke Jakarta
Selasa, 21 Agustus 2012 10:04 WIB

Jakarta - Fenomena urbanisasi pasca libur Lebaran sepertinya akan tetap terjadi di ibukota Jakarta. Kebanyakan pemudik akan datang kembali ke Jakarta membawa pendatang baru.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo memperkirakan, jumlah pendatang setelah libur Lebaran sama seperti tahun lalu sekitar 50.000 hingga 60.000 orang.

"Dulu pernah lebih dari 150.000 orang. Sekarang 50.000 hingga 60.000 orang, seperti catatan yang sudah-sudah," kata Foke ditemui di Beach Pool, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Selasa (20/8).

Jika jumlah pendatang berada di level yang sama seperti tahun lalu, hal itu dinilai Foke sudah cukup baik. "Kalau kita bisa bertahan di level itu (50.000-60.000 pendatang) sudah bagus," ujar Foke.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus urbanisasi pasca Lebaran, Pemda DKI Jakarta mengaku telah melakukan pendekatan dengan pemudik sebelum Lebaran. Salah satunya dengan mensosialisasikan persyaratan kependudukan dan pencatatan sipil di Jakarta melalui Pemda daerah asal kaum migran tersebut. "Jadi kami mempertegas bahwa tidak mudah mengadu nasib di sini, mereka sudah tahu," kata Foke.

Foke mengatakan, jika masyarakat pendatang mematuhi aturan kependudukan dan catatan sipil di Jakarta, maka Pemda tidak melarang pendatang mencari nafkah di Jakarta. Namun jika tidak mematuhi syarat, masyarakat pendatang bisa dijatuhi sanksi.

Ia juga mencatat banyak Pemda asal kaum migran yang sudah mulai banyak melakukan pembangunan. "Di kampung ada kegiatan kenapa harus ke Jakarta," kata Foke.

[001-Jurnas]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close