THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Seni dan Budaya»Warga Aceh Gagalkan Kristenisasi di Gampong Neuhuen


Warga Aceh Gagalkan Kristenisasi di Gampong Neuhuen
Kamis, 31 Mei 2012 02:15 WIB

Banda Aceh-Dituduh menjalankan misi pemurtadan, dua warga babak belur dihajar massa di komplek perumahan Budha Tzu Chi Gampong Neuhuen, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Rabu (30/5/2012) sore.
 
Keduanya merupakan pria berinisial RT (24) dan perempuan berinisial RM (32), tercatat sebagai warga asal luar Aceh yang sudah mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Aceh.
 
Informasi dihimpun Okezone menyebutkan, keduanya diduga hendak membabtis seorang perempuan berinisial M (35) warga komplek Budha Tzu Chi, untuk masuk ajaran agamanya.
 
Kedua pelaku sempat meminta M untuk mandi suci setelah diberi pemahaman tentang keyakinannya, tapi M menolaknya.
 
Menurut M, dia melayani kedua pelaku hanya sebatas tamu, namun tak mau terpengaruh dengan ajaran agama tersebut. Resah dengan ulah kedua pelaku yang terus datang untuk memberinya pemahaman agama, M akhirnya melaporkan kepada warga.
 
Saat kedua pelaku kembali menyambangi rumah M sore tadi, sejumlah warga langsung menganiayanya. Untuk menghindari makin derasnya amukan, para tetua kampung kemudian mengamankan kedua pelaku di kantor kepala Desa Neuhuen.
 
Tak lama kemudian polisi menjemput dan membawanya ke Mapolsek Krueng Raya, sebelum diboyong ke Mapolresta Banda Aceh. Kondisi wajah keduanya bengkak akibat pukulan warga.
 
Ipda Edward, Kapolsek Krueng Raya, dari tangan RT dan RM pihaknya menemukan sebuah kitab suci. “Kasus ini tidak bisa kami tangani, karena proses selanjutnya akan diusut langsung oleh pihak Polresta Banda Aceh,” ujar Edward.
 
Untuk saat ini, lanjut Edward, pihaknya belum memintai keterangan keduanya. "Jadi belum bisa dipastikan apa tujuan mereka datang ke kawasan komplek tersebut," sebutnya.
 
Di Mapolsek, RM yang ditanyai wartawan mengaku, dirinya tak mengajak warga untuk masuk agamanya. Namun ia hanya bertugas menyampaikan ajaran-ajaran dalam agamanya kepada umat manusia. [003-okezone]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close