THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Seni dan Budaya»Warga Aceh Besar Hajar Anak Punk


Warga Aceh Besar Hajar Anak Punk
Kamis, 14 Juni 2012 14:48 WIB

Banda Aceh-Ratusan warga dari empat gampong (desa) di Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, mengejar belasan remaja putra dan putri yang disinyalir komunitas anak punk dan salah seorang di antaranya kritis setelah diamuk massa.  
 
Waka Polresta Banda Aceh AKBP Sugeng Hadi Sutrisno yang ditemui di Mapolsek Ingin Jaya, Kamis, menyebutkan aksi ratusan warga mengejar belasan anak punk itu telah dilakukan sejak Rabu (13/6) hingga Kamis (14/6) dini hari.

 Sementara dua remaja laki-laki dari komunitas punk yang setiap harinya mangkal di lintasan jalan Lambaro-Blang Bintang, kawasan Blang Gani itu berhasil ditangkap yang selanjutnya diserahkan ke aparat kepolisian Polsek Ingin Jaya.  
 
Informasi diperoleh menyebutkan, seorang punkers yang kritis diamuk massa itu ditangkap warga di kawasan desa Dam Ceukok,  kemudian dilarikan  ke rumah sakit Meuraxa menggunakan mobil patroli Polsek Ingin Jaya.

Warga menyebutkan, komunitas punk laki-laki dan perempuan itu telah menjadikan kawasan Blang Gani sebagai tempat mereka berkumpul sejak beberapa bulan terakhir.
 
Sejumlah warga setempat mengatakan, komunitas punk tersebut sudah sangat menganggu masyarakat, karena mereka berkumpul sampai larut malam di lintasan jalan menuju bandara internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang itu.
 
Warga menyebutkan, sebelum dikejar sejumlah anak punk itu diduga sedang melakukan praktek asusila antara laki-laki dan perempuan di sekitar tempat mereka berkumpul di kawasan areal persawahan Blang Gani atau berjarak sekitar 10 kilometer arah timur Kota Banda Aceh.
 
Masyarakat membakar atribut yang digunakan anak punk saat kawanan remaja itu melarikan diri dikejar warga setempat.
 
Kapolsek Ingin Jaya Iptu Ibrahim menyebutkan, aparat kepolisian langsung menuju tempat kejadian perkara ketika memperoleh informasi terkait adanya pengejaran yang dilakukan warga setempat.
 
"Saat kami bersama warga melakukan penyisiran dua orang berhasil diamankan. Kita panggil orang tua mereka untuk diberikan bimbingan. Sementara yang kritis itu juga diserahkan warga ke polisi lalu membawanya ke rumah sakit," kata dia. [003-antara]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close