Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Seni dan Budaya»Sanggar Awak Awai Kembali Juarai Festival Rapai Tunang


Sanggar Awak Awai Kembali Juarai Festival Rapai Tunang
Rahmad | The Globe Journal
Kamis, 22 Agustus 2013 18:20 WIB

Banda Aceh – Sanggar Awak Awai dari Gle Meunasah Baro Aceh Besar kembali menjuarai festival Rapaie Tunang sekota Kota Banda Aceh dan Aceh Besar tahun 2013 yang digelar di Taman Budaya Banda Aceh pada 20-21 Agustus. Komunitas Saleum ditunjukkan sebagai pelaksana.

“Keputusan itu diambil oleh dewan juri setelah melalui serangkaian penilaian dari sisi harmonisasi, komposisi dan pertunjukkan keseluruhan,” kata Imam Juaini, Ketua Komunitas Saleum saat ditemui di arena Piasan Seni Banda Aceh di Taman Sari, Kamis (22/8/2013).

Untuk tahun ini, Festival Rapaie Tunang diiukuti oleh 10 sanggar dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Secara kebetulan Sanggar Awak Awai kembali memperoleh juara satu seperti tahun sebelumnya. Begitu juga untuk posisi juara dua, kembali diraih oleh juara dua tahun sebelumnya, yaitu Sanggar Rapaie Tuha Lamreung Aceh Besar.

“Juara tiga untuk Pusaka Indatu Ceurih Aceh Besar dan harapan satu oleh Sanggar Bur'am Banda Aceh,” kata Imam. Penyerahan hadiah kepada masing-masing akan dilakukan pada malam penutupan Piasan Seni Banda Aceh pada 24 Agustus di Taman Sari.

Menurut Imam, Festival Rapaie Tunang kali ini memperlombakan semua jenis Rapai Tunang yang ada di Aceh. Fokus pertunjukkan lebih ditujukan kepada musikal rapaie dan radat, yaitu syair keacehan yang saat ini dianggap mulai hilang dalam masyarakat Aceh, khusus dalam seni rapaie.

Hal yang menarik, kata Imam, meski pada umumnya rapaie dimainkan oleh laki-laki, untuk tahun ada satu pemain perempuan yang berasal dari Sanggar Gampoeng Gle Meunasah Teungeh. “Tak tanggung-tanggung, dia main sebagai pengambil canang,” kata Imam. Pengambil canang adalah posisi yang lumayan sulit dalam memainkan Rapai Tunang. Canang ibarat pemain melodi pada permainan gitar.

Peserta Festival Rapaie Tunang kali ini antara lain, Sanggar Meligoe Paya Roh, Sanggar Pusaka Indatu Ceurih, Sanggar Bur'am, Rapai Tuha Lamreung dan Sanggar Paloh Tuha Lampermai. Dewan juri terdiri dari, Anton Satia Budi, Zulkfli Kande, Syekhmin Cakradonya dan Surya Saleum.

“Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Piasan Seni Banda Aceh 2013,” kata Suryadi Ktb, Humas Piasan Seni Banda Aceh 2013. [005-R] 






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close