Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Seni dan Budaya»Promosi Pariwasata, Disbudpar Aceh Gunakan Media Sosial


Promosi Pariwasata, Disbudpar Aceh Gunakan Media Sosial
Reporter The Globe Journal
Kamis, 01 Oktober 2015 19:33 WIB

Pasca musibah tsunami Aceh 2004, berbagai tempat wisata Aceh mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Kemajuan ini tidak lepas dari andil yang terus dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melakukan promosi dan bekerja sama dengan beberapa travel di Aceh.

Dalam workshop "Forum Konsolidasi dan Koordinasi Pemasaran Parawisata Mancanegara" yang digelar di The Pade Hotel, Banda Aceh, Kamis (1/10/2015), Kepala Dinas Disbudpar, Reza Fahlevi mengatakan posisi Aceh sangat strategis karena berada di gerbang selat Malaka dimana ada beberapa negara yang berbatasan langsung dengan provinsi yang berjuluk Serambi Mekkah ini.

"Kita bisa lihat Aceh merupakan provinsi yang sangat dekat dengan beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, India. Bahkan banyak kapal asing yang singgah di Sabang, ini merupakan kesempatan besar untuk mempromosikan wisata Aceh ke wisatawan mancanegara," ungkap Reza.

Saat ini jumlah kedatangan wisatawan mancanegara ke Aceh mencapai 55 ribu orang setiap tahunnya, 30% diantaranya didominasi wisman dari negara Malaysia. Ke depan, Disbudpar Aceh akan  berupaya memperbaiki fasilitas dan gencar melakukan pemasaran baik di media elekronik maupun media sosial.

"Kami melakukan hubungan kerja dengan travel-travel dinegara lain sehingga pariwisata Aceh ini akses pemasarannnya dapat dijangkau dengan mudah oleh wisatawan diberbagai negara. Promosi juga dilakukan salah satunya melakukan promosi melalui media sosial dan netizen-netizen yang memposting tempat wisata di Aceh," tutur Reza.

Untuk menarik para wisman datang ke Aceh, Disbudpar akan menggelar even-even internasional dengan mengundang peserta dari negara-negara tetangga. Selain melakukan pemasaran, tempat pariwisata Aceh juga perlu didukung dengan peningkatan insfratuktur seperti toilet, mushalla dan petunjuk jalan.      

Hadir sebagai pemateri dalam workshop "Forum Konsolidasi dan Koordinasi Pemasaran Parawisata Mancanegara" sekretariat deputi bidang P3M, N.W.Giri Adnyani, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadani, dosen Fakultas Ekonomi Unsyiah, Iskandarsyah Madjid, dan puluhan peserta dari berbagai travel dan maskapai di Aceh. 

 

RR03042015 






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close