Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News



Budjang Salim, Pahlawan “Tanpa Sepuluh November”

Budjang Salim, Pahlawan “Tanpa Sepuluh November”

Meski tanggal 10 November sudah berlalu, namun “aura” perjuangan itu  tampaknya tak bisa hilang begitu saja. Setidaknya itulah yang selalu dirasakan oleh Atjeh Neuksom, putri bungsu dari Teuku Budjang Salim, salah seorang pahlawan asal Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Mop-mop Aceh Tampil di Jakarta

Mop-mop Aceh Tampil di Jakarta

Mop-mop atau sering dikenal juga dengan Biola Aceh tampil di Taman Ismail Marzuki, Selasa, 26 November 2013. Mop-mop adalah bentuk kesenian teater tradisi murni asal Aceh. Pertunjukan ini  sering dimainkan pada zaman dahulu sebagai hiburan rakyat.

Ketika Fadly Menyihir Bireuen

Ketika Fadly Menyihir Bireuen

Fadly bersama vokalis grup band Kande, Rafli, berhasil membuat malam di Bireuen menjadi arena suasana konser seperti di Jakarta. Jajanan kacang jangung yang ditawarkan siap menggoyang lidah warga yang datang berduyun duyun pada Selasa (27/11/2013) malam.

Yudi Kurnia: Harus Ada Produk Aceh di Dunia

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, Yudi Kurnia menilai antusias masyarakat dalam promosi kopi Aceh terus meningkat. Hal tersebut tampak dengan makin banyaknya pengusaha warung kopi yang untuk ikut serta dalam Festival Kopi Aceh 2013 kali ini.

Makassar Film Festival Siap Digelar 7 Desember Nanti

Untuk pertama kalinya Makassar akan menyelenggarakan festival film tahunan. Bertajuk Makassar Film Festival. Festival tersebut akan menghadirkan program pemutaran film, mini workshop hingga penghargaan khusus film bioskop. Makassar Film Festival rencananya akan digelar pada 7-8 Desember 2013.

"Penelitian di Kawasan Lamuri Perlu Dilanjutkan"

Ia berharap Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh melanjutkan penelitian di Kawasan Buket Lamreh agar nilai sejarah yang terkandung di kawasan tersebut dapat diungkap untuk dokumentasi sejarah Aceh. “Penelitian lebih lanjut merupakan hal yang sangat diperlukan, karena penelitian yang dilakukan saat ini masih sebatas penelitian di permukaan kawasan. Karena itu kami berharap pihak BPCB dapat melakukan penelitian secara komprehensif di kawasan tersebut,” tandasnya. 

Mendikbud Mohammad Nuh Sebut akan Tebus Koin Emas Gampong Pande

Mendikbud Mohammad Nuh Sebut akan Tebus Koin Emas Gampong Pande

Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, penyelamatan peninggalan sejarah merupakan bagian dari upaya besar konservasi budaya. "Jika ada masyarakat yang memiliki benda-benda bersejarah, mohon didaftarkan ke pemerintah," katanya di Jakarta.

Soal Penemuan Harta Karun, Pemerintah Dinilai Perlu Bentuk Tim Penyelamat

Soal Penemuan Harta Karun, Pemerintah Dinilai Perlu Bentuk Tim Penyelamat

Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) mendesak Pemerintah Kota Banda Aceh agar segera membentuk tim tanggap darurat untuk penyelamatan kawasan benda sejarah di Gampong Pande. Ketua Mapesa, Muhajir mengatakan tempat yang ditemukan dirham dan Pedang tersebut merupakan kawasan penting pada masa kesultanan dulunya.

Rp. 5 Juta untuk 30 Koin Emas Fatima

Rp. 5 Juta untuk 30 Koin Emas Fatima

Miris mendengar kisah Fatimah, orang pertama yang menemukan koin emas di Gampong Pande, Banda Aceh. Betapa tidak, koin emas yang ia miliki sebanyak 30 butir, hanya dihargai Rp 5 juta. 

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 »

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close