
JK Dukung Bantuan Langsung Sementara
Eyang Subur Diminta Ikuti Fatwa MUIAceh Utara- Ratusan masyarakat dari sejumlah kawasan berbondong-bondong menyaksikan Rapa'i debus di kecamatan Lhoksukon yang berbatasan dengan kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, Jum'at (18/5). Berlangsungnya rapa'i debus ini dalam rangka acara rutin setahun dua kali yang diselenggarakan oleh masyarakat secara swadaya.
Selain debus, ada juga seudati yang diikuti oleh peserta anak-anak berusia 10 tahun. Amatan The Globe Journal di lokasi acara, sebelum melakukan debus, para peserta yang sudah ahli dalam bidang debus ini membacakan doa yang disertai lantunan serta di iringi dengan pukulan gendang (rapa'i) yang dipukul oleh 10 orang ahli.
Setelah itu, salah seorang ahli naik ke atas mimbar untuk melakukan aksinya di depan pengunjung dengan menikam-nikam tubuhnya dan paha dengan pisau tajam sepanjang 15 sentimeter. Suasana yang menggelikan itu justru menarik perhatian pengunjung untuk semakin dekat menyaksikan aksi tersebut.
"Debus adalah tradisi budaya orang Aceh dengan dentuman rapa'i,''ujar Abdullah (51) yang termasuk dalam panitia acara kepada The Globe Journal.
Group debus yang bernama Kesenian Rapai Pasee ini juga sering tampil di acara perkawinan maupun sunnah rasul yang diundang langsung oleh yang bersangkutan.
Sejumlah pengunjung juga mengaku geli melihat aksi itu. Sementara berlangsungnya acara ini akan berakhir hingga selesai, hingga semuanya kelelahan.
Kamis, 16 Mei 2013 21:22 WIBPejuang Palestina Tembakan Rudal ke Israel