THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Seni dan Budaya»Komunitas Salihara di Jawa Menginspirasi Komunitas Jeuneurob di Aceh


Komunitas Salihara di Jawa Menginspirasi Komunitas Jeuneurob di Aceh
Ismail Sapatra | The Globe Journal.
Senin, 04 Juni 2012 00:50 WIB

Banda Aceh - Makmur Dimila terpilih sebagai Presiden Komunitas Jeuneurob periode 2012-2013, menggantikan Sammy Khalifa yang mengundurkan diri pekan lalu. Alumni Muharram Journalism Collegge itu mengungguli dua kandidat lain dalam pemungutan suara yang digelar, Minggu (3/6), di Banda Aceh.

Usai pemilihan, Makmur Dimila didampingi Wakil Presiden terpilih Fakhrizan July membuat kesepakatan dengan sesama anggota mengubah nama komunitas tersebut dari Komunitas Menulis Jeuneurob menjadi Komunitas Jeuneurob.

“Kita tak ingin hanya fokus pada kepenulisan, tapi melebarkan sayap, merangkul berbagai bidang, seperti seni, budaya, dan tradisional Aceh. Ide ini terinspirasi dari Komunitas Salihara di Jakarta yang merangkul  berbagai aspek di berbagai bidang yang berkenaan dengan kesenian. Salihara berawal dari Komunitas Utan Kayu yang didirikan Goenawan Muhammad dan kawan-kawan, kemudian jadi Komunitas Salihara dan mereka mendapat tempat di dunia internasional,” katanya dalam siaran pers kepada The Globe Journal, Ahad (3/6).

Kecuali itu, Komunitas Jeuneurob atau KJ bertekad menjadi wadah menampung dan menggerakkan kreatifitas pemuda-pemuda Aceh dengan program-programnya ke depan. “Kami harapkan dukungan semua pihak yang peduli pada kreatifitas generasi Aceh,” pintanya.

Sejak memilih pemimpin baru, selain mengubah nama komunitas, juga mengubah sebutan struktural. Ketua diganti dengan presiden dan divisi diganti dengan menteri. “Ini sebagai bentuk pembaruan. KJ semacam sebuah negara yang dihuni rakyat yang siap membawa perubahan.”

“Secara pribadi, saya mengucapkan terimakasih kepada kepemimpinan sebelumnya dan kawan-kawan KJ. Saya siap menjadi presiden yang mempersatukan semua kabinet dan anggotanya demi memajukan KJ,” katanya. [003]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close