Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Seni dan Budaya»Akademisi Aceh Utara Minta Pemerintah Renovasi Makam Cut Mutia


Akademisi Aceh Utara Minta Pemerintah Renovasi Makam Cut Mutia
Syamsul Arifin | The Globe Journal
Sabtu, 10 November 2012 21:46 WIB

Aceh Utara - Terkait memperingati hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada tanggal 10 November 2012, dosen Universitas Jami'atut Tarbiyah Islam Lhoksukon, Aceh Utara, Mahdi Idris, S.HI kepada The Globe Journal, Sabtu (10/11) meminta kepada pemerintah Aceh, untuk memperhatikan makam para tokoh pahlawan Aceh, yang hingga kini masih terabaikan dan cenderung kurat terawat.

Seperti halnya pada makam pejuang wanita Aceh yakni, Cut Mutia hingga kini kondisinya sangat memprihatinkan dan jauh dari jangkauan masyarakat serta buruknya fasilitas jalan untuk menempuh kelokasi tersebut.

Untuk menempuh kelokasi makam Cut Mutia, sebut sastrawan muda Aceh ini, harus menempuh puluhan kilometer dari kota kabupaten dengan kondisi jalan yang terjal dan berlumpur, bahkan harus menyebrang sungai. Selain itu, belum lagi kepergok dengan sejumlah binatang buas yang kapan saja siap memangsa.

Oleh karena itu diharapkan pada momen hari pahlawan ini, pemerintah Aceh untuk segera mengambil sikap yang cepat dengan memperbaiki jalan menuju lokasi makam atau merenovasi terhadap sejumlah situs-situs sejarah lainya yang berada di Aceh.

Sebaiknya nama-nama tokoh pahlawan Aceh ini bukan saja dibuat dengan nama jalan, gedung dan lainya. Akan tetapi nama mereka harus juga dikenang dalam bentuk monumen atau prasasti.

"Karena sebagai bangsa yang besar, adalah bangsa yang mau mengingat jasa para pahlawanya," tutup Mahdi Idris, S.HI yang juga sebagai pengurus Balai Sastra Samudera Pasai.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close