THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Politik»Wow, Istana Habiskan 1,6 Milyar untuk Open House Lebaran


Wow, Istana Habiskan 1,6 Milyar untuk Open House Lebaran
Minggu, 19 Agustus 2012 23:00 WIB
Jakarta - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) merilis anggaran open house Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana pada Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Minggu (19/8) mencapai Rp 1,6 miliar.

FITRA menilai anggaran sebesar itu hanya untuk menggelar open house sangat melukai hati rakyat miskin."Ini sangat mencederai perasaan orang-orang miskin yang selama ini mencari Rp 5.000 saja susahnya bukan main," kata Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi.

"Tapi presiden menunjukkan Rp 1,5 miliar ini gampang dihamburkan," tambah Khadafi.

Menurut pantauan Fitra, dana sebesar itu diperuntukkan antara lain untuk pertemuan dengan diplomat, pejabat tinggi dan menteri yang menghabiskan anggaran hingga Rp 606 juta.

Selain itu ada perjamuan untuk karyawan sekretariat negara dan keperluan seperti pengadaan makanan kecil serta penyewaan tenda.

Fitra menilai alokasi dana itu menunjukkan bahwa Yudhoyono tidak mempraktekkan apa yang selama ini ia katakan tentang penghematan.

"Kata-kata dia tentang penghematan hanya lip service saja dan dia selalu bicara soal penghematan. Tetapi tindakannya tidak selalu ketemu atau konsisten," kata Uchok.

Sebelumnya Fitra juga mengkritisi anggaran Rp 7,8 miliar untuk upacara 17 Agustus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang digelar di Istana Presiden Jakarta.

Temuan Fitra menunjukkan dana itu digunakan untuk biaya bingkisan tamu undangan mencapai Rp 1,7 miliar.

Anggaran lain untuk perlengkapan pendukung lainnya seperti pendingin ruangan dan kamera.

Data Fitra juga menunjukkan anggaran hampir Rp 900 juta untuk untuk sewa tenda dan kursi, serta pengadaan pakaian sipil lengkap (PSL) bagi pejabat teras, pejabat eselon III dan IV/

Anggaran lain yang jumlahnya cukup besar adalah untuk pembiayaan petugas perbantuan sebesar Rp 778 juta.

[001-BBC]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close