THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Politik»Satgas PA yang Pukul Irwandi karena Dendam yang Masih Menguat


Satgas PA yang Pukul Irwandi karena Dendam yang Masih Menguat
Ismail Sapatra I The Globe Journal
Selasa, 26 Juni 2012 09:25 WIB

Banda Aceh-Pemukulan Irwandi Yusuf usai menghadiri pelantikan gubernur Aceh sangat disesali. Pemukulan ini menunjukan Satgas PA tidak menghormati seremonial yang penting bagi pemimpinnya sendiri paska pelantikan selesai di lantik menjadi gubernur dan wakil gubernur yang baru 2012-2017.

Perilaku pemukulan ini pun menunjukan masih kuatnya tindakan premanisme yang seharusnmya sudah dihilangkan.

“Tindakan pemukulan Satgas PA sebuah tindakan yang sifatnya reaksioner dan situasional. Sehingga menunjukan kejadian ini lebih disebabkan rasa dendam yang masih menguat. Sudah seharusnya dihilangkan dalam membangun aceh baru dengan pemimpin baru,” sebut  Aryos Nivada Pengamat Politik dan Keamanan kepada The Globe Journal, Selasa (26/6).

Aryos menambahkan, tidak menutup kemungkinan ini bentuk kelemahan dari pemimpin mengontrol anak buahnya. Jangan sampai masyarakat menilai Satgas PA kurang menghargai pemimpin yang sudah berkontribusi bagi Aceh pada masanya. Kalau mau fear justru yang seharusnya sakit hati adalah Irwandi Yusuf karena telah dilengserkan dari orang nomor satu di Aceh pasca pemilukada 2012.

“Ini sebaliknya Satgas PA yang mengamankan pelantikan Zikir sakit hati kepada Irwandi Yusuf,” katanya.

Untuk itu, mahasiswa Pascasarjana FISIP UGM mengingatkan sekecil apa pun dampak dari perilaku pemukulan jangan sampai merusak nilai-nilai demokrasi yang sudah berkembang di Aceh. Ketika tidak bisa dikelola dan dikendalikan maka berdampak kepada ruang berekspresi tindakan dan pikiran tidak bisa dihargai lagi pada lima tahun ke depannya. [003]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close