Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Politik»Rupiah Terjun Bebas ke Rp 14.700 per USD


Rupiah Terjun Bebas ke Rp 14.700 per USD
Jum`at, 02 Oktober 2015 09:46 WIB

Laju nilai tukar Rupiah kembali dibuka melemah pada pagi ini, Jumat (2/10). Nilai tukar dibuka di level Rp 14.700 per USD. Angka ini melemah dari penutupan kemarin yaitu di level Rp 14.691 per USD.

Data Bloomberg index mencatat, pergerakan nilai tukar cenderung melemah dalam satu jam perdagangan. Rupiah menyentuh titik terendah yaitu Rp 14.726 per USD pukul 08.05 WIB. Namun, Rupiah kembali menguat ke level Rp 14.708 per USD.

Jika dibanding kemarin, pergerakan nilai tukar Rupiah hari ini cenderung melemah. Data Bloomberg kemarin mencatat, Rupiah dibuka menguat 24 poin ke level Rp 14.628. Sementara, kurs tengah Bank Indonesia kemarin menguat 71 poin ke level Rp 14.657 dari posisi hari sebelumnya Rp 14.696 per USD.

Sebelumnya, BI melakukan pelonggaran kebijakan agar pasokan dolar bertambah di pasar perdagangan mata uang informal (forward). "Dulu eksportir kalau mau jual forward kalau jumlah tanpa underlying (jaminan) kan USD 1 juta, kami naikan jadi USD 5 juta. Ini permudah suplai forward jual," kata Mirza di Gedung Bank Indonesia, Jakarta.

Selain itu, pelonggaran kebijakan yang dilakukan BI untuk menambah pasokan dolar di pasar forward adalah memperbolehkan bukti simpanan dalam negeri atau deposito dijadikan sebagai jaminan atau underlying untuk bertransaksi forward.

"Holding period dulu 1 bulan jadi 1 minggu. SBI tadinya eksportir asing kalau mau beli SBI yang dulu harus tunggu sebulan sekarang cukup seminggu bisa jual lagi. Ini juga diharapkan menambah supply valas di spot baik masuk nya SBI ini atau nanti kami keluarkan SDBI Valas untuk tambah suplai dari spot," imbuh Mirza.

Mirza menegaskan, relaksasi kebijakan berupa insentif pajak deposito yang dikeluarkan pemerintah akan menambah pasokan dolar di pasar spot. Sementara relaksasi underlying yang dikeluarkan BI bisa menambah pasokan dolar di pasar forward.

MERDEKA






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close