
JK Dukung Bantuan Langsung Sementara
Eyang Subur Diminta Ikuti Fatwa MUIJakarta - Aksi Cepat Tanggap (ACT), Minggu (29/07/2012) resmi akan memberangkatkan relawannya ke Rohingya. Menurut Andika P Swasono, dari ACT, dirinya akan melakukan survey area sebagai pintu masuk Tim Kedua yang menurut rencana akan diberangkatkan sebelum Idul Fitri tahun ini.
“Saya akan berangkat sendiri dulu, karena baru visa saya yang turun hari ini, “ ujarnya “Di sana, saya akan mencari ‘jalan pembuka’ untuk tim dokter yang akan berangkat sebelum Idul Fitri,” tambahnya. Rencananya, ACT akan masuk ke perbatasan Myanmar melalui jalur Bangladesh. Daerah utama yang akan dijadikan jalur masuk ACT sendiri akan menggunakan jalur utara Bangladesh. “Kendala kita saat ini adalah pemerintah Myanmar, jadi kita putuskan untuk fokus pada pengungsi di Bangladesh dan yang ada di perbatasan, “ jelas lelaki yang pernah menjadi manager Tim Nasyid Brigade Intifadah ini.
Karena sulitnya akses menuju Myanmar, relawan ACT diberangkatkan menuju ibukota Bangladesh, Dhaka. Dari Dhaka, relawan ACT akan ke kamp-kamp pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh.
Selain memantau kondisi terkini kamp pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh, relawan ACT berencana akan melakukan kerjasama dengan NGO dan relawan lokal di Bangladesh. Mereka juga akan menyalurkan bantuan.
[001-Hidayatullah-Republika]
Kamis, 16 Mei 2013 21:22 WIBPejuang Palestina Tembakan Rudal ke Israel