
Luthfi Hasan Tersenyum Ditanya Soal Darin Mumtazah
Alasan Yahoo Beli TumblrBireuen-Lapangan bola kaki Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Senin (18/6) tak mampu menampung massa Partai Aceh (PA) Kabupaten Bireuen yang membludak. Puluhan ribu massa yang datang dari 17 Kecamatan dalam kabupaten Bireuen itu "merah" kan lapangan bola kaki tersebut, akibat membludaknya massa jalan negara Banda Aceh-Medan macet sejak dimulai kampanye hingga berahkir ketika massa kembali dari kampanye itu.
Kedatangan massa itu untuk mendengar orasi kampanye terbuka yang merupakan kampanye terahkir bagi PA Bireuen. Kampanye tersebut dihadir wakil gubernur Aceh terpilih yaitu Muzakir Manaf atau yang biasa disebut Mualim.
Dihadapan ribuan massa Mualim mengatakan akan memangil semua Ulama di Aceh untuk menyamakan visi dan misi pembangunan Aceh ke depan. Selain itu dia mengajak massa memilih paket Harus Muda atau Ruslan M.Daud-Muktar Abda pasangan kandidat calon bupati bireuen periode 2012-2017 yang diusung PA. Kepada mantan kombatan yang telah membelot diharapkan untuk kembali lagi.
Ruslan M. Daud dalam orasinya mengatakan, bila mereka terpilih maka segala sektor usaha masyarakat akan dikembangkan lagi seperti pertanian, perkebunan, kelautan serta berbagai usaha masyarakat lainnya akan dibenah lagi.
Amatan The Globe Journal di lapangan, selain penuh sesak di lapangan, massa PA dengan atribut merah hitam dan loreng atau sering disebut “keurape minyeuk” oleh lawan politik, juga tumpah di atas badan jalan Medan-Banda Aceh. Akibatnya, Bireuen sempat macet selama lima jam.
Arus kedatangan puluhan ribu massa PA mengakibatkan arus lalu lintas dari Bireuen ke Banda Aceh atau sebaliknya macet sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Ratusan kendaraan roda dua dan empat terpaksa merangkak sepanjang 1 km lebih dari dua arah lokasi kampanye.
Dalam kampanye tersebut, Partai Aceh yang mengusung Ruslan Daud-Mukhtar Abda (Harus Muda), hadir juga Ketua PDI-P Aceh Karimun Usman, Abu Razak Sekjen Partai Aceh serta petinggi PA/ KPA wilayah Bireuen.
Di bagian lain, jurkam Darwis Djeunieb mengingatkan seluruh masyarakat pada perjuangan panjang di Aceh yang akhirnya berbuah perdamaian. Perdamaian diperoleh dengan pengorbanan yang sangat besar sehingga harus disyukuri dengan program pembangunan berbasis rakyat.
“Mari kita kenang kembali pengorbanan para syuhada yang telah melahirkan perdamaian melalui perjanjian Helsinki. Perjalanan pada kehidupan yang lebih baik masih panjang, PA dan seluruh masyarakat Aceh bertanggung jawab moral membangun kehidupan yang lebih baik ke depan,” tegas Darwis.
Pasangan H Ruslan HM Daud dan Ir H Mukhtar Abda MSi yang diusung oleh PA, diyakini oleh semua pengurus Partai Aceh di Bireuen sebagai kader yang memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik. Keduanya menjadi sandaran bagi perubahan Bireuen ke depan yang lebih baik pula. [003]
Selasa, 21 Mei 2013 20:18 WIBPesawat AS Yang Mendarat di Aceh Itu Memang Kesasar