Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Politik»Lima Negara Ini Sangat Berperan Selesaikan Konflik di Myanmar


Lima Negara Ini Sangat Berperan Selesaikan Konflik di Myanmar
Zulfurqan | The Globe Journal
Senin, 21 November 2016 10:43 WIB
Banda Aceh - Komunitas ASEAN memiliki peran besar untuk menghentikan pembantaian warga Rohingya di Myanmar. Terutama, negara-negara tetangga seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam.

Begitulah pernyataan Kyaw Win Direktur Eksekutif Jaringan Hak Asasi Manusia Burma (BHRN: Burma Human Right Network) melalui kepada The Globe Journal, Minggu (20/11/2016).

BHRN merupakan sebuah organisasi yang resmi terdaftar di Inggris pada tahun 2015. Organisasi ini telah mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia di Myanmar.

"Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN, negara dengan mayoritas Muslim moderat dan merupakan model untuk kesatuan dalam keragaman, memiliki peran yang sangat penting untuk bermain," ujarnya.

Katanya, ASEAN harus menekan Pemerintah Myanmar untuk segera memungkinkan akses ke lembaga-lembaga kemanusiaan dan pengamat independen yang ingin membantu mereka yang tertindas di sana. Jika tidak, seluruh kredibilitas ASEAN menjadi taruhannya.

Ia menambahkan, konsekuensi dari kekerasan ini juga bisa menghasilkan persoalan lain dari pengungsi Rohingya. Mereka akan mengungsi ke negara-negara tetangga sebagai tujuannya. "Kami memahami bahwa negara-negara tetangga sudah mengambil beban menanggung penangangan pengungsi," ujarnya.

Kyaw Win menegaskan negara ASEAN harus menanggapi masalah ini dengan sangat serius. Reputasi negara ASEAN tidak akan ternoda jika mengambil peran menangani genosida ini.

"Populasi Rohingya di negara bagian Rakhine harus dilindungi dari penyerangan yang dilakukan oleh tentara," pungkasnya.

Menurutnya, masyarakat internasional harus bersama-sama menyerukan pelawanan terhadap penindasan yang terjadi di kawasan yang dihuni oleh etnis Rohingya ini.


R1007D





Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close