Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Politik»KPU Larang Warga Bawa HP Saat Mencoblos


KPU Larang Warga Bawa HP Saat Mencoblos
Minggu, 16 September 2012 19:52 WIB

Jakarta -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta melarang warga membawa telepon selular (ponsel) saat mencoblos di bilik suara, guna mengantisipasi praktik politik "uang" dari salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub/ cawagub).

"Kita akan terbitkan surat edaran larangan membawa telepon selular ke bilik suara, sebagai antisipasi praktik politik uang dengan mengirimkan foto pencoblosan," kata Ketua KPU DKI Jakarta, Dahlia Umar di Jakarta, Minggu.

Dahlia Umar mengatakan ada kemungkinan oknum tertentu yang menawarkan uang kepada pemilih dengan cara menunjukkan foto surat suara yang telah dicoblos.

Dahlia menyebutkan pihaknya bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta juga akan menempatkan petugas pada setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), guna mengantisipasi praktik tersebut.

Hal lainnya yang akan diantisipasi pihak KPU dan Panwaslu DKI Jakarta, yakni "serangan fajar" dengan modus memberikan uang atau kebutuhan pokok beberapa hari atau jam sebelum pencoblosan secara dari rumah ke rumah atau "door to door".

"Panwaslu memiliki relawan untuk mengawasi dari tingkat paling bawah atau menghindari politik uang beberapa jam sebelum pemilihan," ujar Dahlia.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengingatkan pasangan cagub/cawagub maupun pemilih agar tidak terlibat politik uang saat pemilukada, karena merusak demokrasi.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini menyatakan suara masyarakat menjadi penentu masa depan Jakarta dengan memilih cagub/cawagub yang terbaik.

Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) dan Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama (Jokowi-Ahok) akan bersaing pada Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua yang akan berlangsung 20 September 2012.

(007-antara)






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close