Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Politik»Ini Kata Jusuf Kalla Soal Divestasi Freeport


Ini Kata Jusuf Kalla Soal Divestasi Freeport
Sabtu, 17 Oktober 2015 00:43 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku belum tahu keputusan pemerintah terkait opsi divestasi atau pelepasan saham PT Freeport. Belum diputuskan apakah divestasiFreeport akan dilakukan melalui penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) atau dengan pembelian saham oleh pemerintah.

"Saya belum, belum lihat itu. Divestasi bukan batas-nya Oktober, kita lihat nanti," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Kendati demikian, Kalla menegaskan bahwa IPO termasuk bentuk dari divestasi yang bisa menjadi opsi. "Itu kan divestasi, divestasi itu kan banyak bentuknya," ucap Kalla ketika ditanya apakah pemerintah lebih memilih IPO atau tidak.

Kewajiban divestasi bagi pemegang kontrak karya (KK) diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2014 tentang Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Merujuk PP tersebut, Freeport harus melakukan divestasi sebesar 30 persen.

Pelepasan saham Freeport rencananya dilakukan secara bertahap. Rencananya Freeport akan melepas saham pada tahun ini sebesar 10,64 persen.

Adapun kepemilikan pemerintah Indonesia di Freeport saat ini sebesar 9,36 persen. Menurut Staff Khusus Menteri ESDM Said Didu, PT Freeport telah menawarkan sahamnya kepada pemerintah melalui Kementerian ESDM. Namun sejauh ini pemerintah belum mengalokasikan anggaran untuk pembelian saham Freeport.

Jika pemerintah tidak berminat untuk mengambil saham tersebut, maka saham Freeport akan ditawarkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jika BUMN tidak berminat, saham Freeport akan ditawarkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun, jika BUMN kemudian tidak berminat, maka saham Freeport akan ditawarkan ke swasta.

Adapun IPO merupakan salah satu opsi pembelian saham Freeportoleh swasta selain melalui proses lelang.

 

KOMPAS






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close