THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Politik»Golkar : Kepemimpinan SBY Secara De fakto Sudah Berakhir


Golkar : Kepemimpinan SBY Secara De fakto Sudah Berakhir
Sabtu, 23 Juni 2012 16:26 WIB

Jakarta - Politisi Golkar Bambang Soesatyo menyatakan secara de facto sebenarnya pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah berakhir. Hanya saja secara de jure pemangku pemerintahan itu masih ada.

Menurutnya, jika melihat banyaknya hujatan publik seperti ada yang membakar dan menginjak foto presiden, kemudian banyak peraturan yang dimentahkan oleh Mahkamah Konstitusi, serta banyaknya menteri tidak bejalan sesuai instruksinya yang tergambar pada Inpres Nomor 9, maka ini adalah sebuah kelemahan dimana fungsinya sudah tidak efektif dan di dalam partainya juga tidak didengarkan lagi oleh para kadernya.
 
"Jadi, sebetulnya secara de facto sudah selasai hanya kalau secara de jure SBY masih menjabat, sebab semua instruksinya sudah tidak didengar baik oleh para pembantunya atau kadernya," ungkap Bambang dalam soft launching buku Presiden Offside, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (23/6).
 
Bendahara Umum Partai Golkar tersebut berharap SBY bisa melakukan perubahan sehingga bisa dipercaya memimpin bangsa ini hingga 2014 mendatang. "Kita berharap dalam rentang waktu sedikit lagi SBY harus memutar haluan, terhadap gaya kepemimpinannya, harus lebih tegas dan lebih terarah," paparnya.
 
Ketika dimintai konfirmasi apakah pidatonya di dalam silaturahmi Forum Pendiri dan Deklarator PD beberapa waktu lalu apakah juga ditujukan agar SBY juga seharusnya mundur, Bambang menjawab bisa saja demikian.
 
"Ucapan presiden itu ibarat presiden mengirim surat yang tidak beralamat sehingga kembali pada pengirimnya, sementara Anas tidak merasa seperti yang dituduhkan presiden," simpulnya.
 
Bicara turunnya survei PD, sebenarnya pernyataan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum PD bahwa ada kekecewaan masyarakat terhadap pemerintahan Demokrat bukan kepada partai Demokratnya, atau figur di Demokrat.
 
"Kalau ada korupsi bukan faktor turunya elektabilitas PD, tapi faktor kepemimpnan Partai Demokrat selaku partai penguasa," pungkasnya. [005]

(www.okezone.com)






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close