Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Politik»FANAPD: Pemerintah Haram Lantik Wali Nanggroe


FANAPD: Pemerintah Haram Lantik Wali Nanggroe
Chairul Sya'ban | The Globe Journal
Senin, 16 September 2013 21:06 WIB

Lhokseumawe- Menjelang pengukuhan Malik Makhmud Al-Haytar sebagai Wali Nanggroe Aceh Jum’at (20/9/2013) mendatang muncul berbagai penolakan dari sejumlah elemen masyarakat sipil, salah satunya Forum Aneuk Nanggroe Aceh Peduli Damai (FANA-PD). Forum tersebut secara tegas mengharamkan pemerintah Republik Indonesia melantik Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe.

“Pemerintah Indonesia haram melantik Malik sebagai Wali Nanggroe di Aceh, mengingat kesejahteraan rakyat Aceh belum sepenuhnya dikecapi oleh rakyat. Kita juga berharap konflik pun tidak lagi terjadi di Tanah Rencong ini,”  ucap Tgk Hasnawi Ilyas alias Awi Juli, Presidum FANA-PD melalui pesan singkatnya kepada The Globe Journal, Senin (16/09/2013).

Dikatakannya lagi, Malik Makhmud bukan di pilih oleh rakyat Aceh, hanya diangkat oleh 69 anggota dewan di DPRA. Secara tegas ia juga menyatakan, bahwa tidak ada manfaatnya untuk rakyat Aceh diadakan Wali Nanggroe. Sebab, hanya kedamaian dan kesejahtraanlah yang di inginkan rakyat Aceh. 

Sedangkan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menyebutkan, dari awal pihaknya sudah meminta agar Qanun Wali Nanggroe dibatalkan oleh Presiden SBY. Karena bertentangan dengan aturan perundang undangan lainnya yang lebih tinggi. 

“Dari awal memang kami dari YARA sudah meminta agar WN dibatalkan oleh Presiden SBY. Sebab bertentangan dengan aturan perundang-undangan lainnya yang lebih tinggi lagi,” demikian pernyataan singkat Direktur YARA, Safaruddin SH, kepada The Globe Journal. [008]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close