Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Politik»Delapan Kasus Korupsi di Aceh Bebas


Delapan Kasus Korupsi di Aceh Bebas
Yuli Rahmad | The Globe Journal
Rabu, 09 Desember 2009 00:00 WIB
Banda Aceh — Kejaksanaan tinggi Aceh belum mampu membongkar dan menyelesaikan segudang kasus korupsi yang sudah ada. Bahkan dari 21 kasus korupsi yang terdata, 8 kasus sudah divonis bebas. “Karenanya kami meminta KPK mengambil alih penyelesaian kasus korupsi di Aceh,” ungkap Pjs Gerak Aceh Ashkalani dalam aksi aksi perayaan hari Anti korupsi sedunia di Banda Aceh, Rabu (9/12).

Masih menurutnya, penjamuran aksi korupsi bukanlah hal yang baru di Negeri Syariat ini. Hingga 2009 ini, pihaknya mencatat terdapat 21 kasus korupsi yang sebagiannya masih diproses oleh Kejaksaan Tinggi Aceh, termasuk Kejaksaan yang ada di Kabupaten dan Kota. Sebut saja seperti kasus bobolnya Kas Daerah Aceh Utara sebilai Rp 200 Milyar lebih, kasus penjuelan rangka besi, pengadaan CT Scan RSUZA, dan banyak kasus korupsi lainnya.

Namun penyelesaian kasus tersebut urung terlaksana dengan cepat. Pasalnya, ada indikasi kalangan penegak hukum terlibat dalam aksi tersebut. Oleh karena itu, tak heran jika 8 dari 21 kasus tersebut telah divonis bebas.

Untuk itu, selain meminta KPK mengambil alih penyelesaian kasus korupsi di Aceh, pihaknya juga meminta komisi Yudisial untuk melakukan supervisi terhadap aparat penegak hukum di Aceh.

Dalam kesempatan itu juga, seratusan mahasiswa Aceh yang turut mengikuti aksi tersebut juga tak kalah mengumandangkan anti korupsi di Aceh. Presiden Mahasiswa Unsyiah Mujiburrahman misalnya. Dikatakannya korupsi telah merampas hak-hak dasar warga negara, khususnya warga Aceh yang dirampas oleh oknum pejabat negara, termasuk penegak hukum yang senantiasa melindungi koruptor. “Gantung koruptor,” teriaknya berulang-ulang disambut yel-yel aksi oleh demonstran lainnya.[003]







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close