
Bill Gates Sedikit Lebih Kaya dari SlimBireuen - Bupati dan Wakil Bupati Bireuen yang baru dilantik oleh Gubernur Aceh diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan dengan menjunjung tinggi asas good governance dan clean goverment. Selain itu, pembenahan administrasi pemerintahan juga perlu segera dilakukan.
Pesan ini disampaikan oleh Koordinator Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen, Mukhlis Munir, Selasa (7/8). Kepada The Globe Journal Mukhlis mengatakan, contoh penerapan asas clean goverment yang dapat dilakukan oleh bupati baru adalah membersihkan struktur pemkab Bireuen dari pejabat-pejabat yang selama ini berlaku korup.
H. Ruslan-Mukhtar Abda selaku petinggi di Bireuen harus segera mengambil langkah strategis untuk menata Bireuen mulai dari awal. Sebab penyakit korupsi sudah begitu mengental di sebagian pejabat Bireuen. Bahkan pegawai yang sudah terbukti menggelapkan pajak harus segera dijadikan pesakitan kembali. Agar terungkap siapa aktor-aktor intelektual yang telah menjerumuskan pajak Pph dan Ppn di masa Nurdin Abdul Rahman berkuasa dulu.
Dia juga menghimbau agar pasangan Bupati dan Wakil Bupati agar tidak berperilaku korup. Kedua orang itu akan menjadi contoh bagi bawahan. Bila keduanya tidak punya sikap anti korupsi, bagaimana kelak Bireuen dapat dinahkodai dengan benar.
“GaSAK Berharap agar Bupati yang baru segera membenahi pemerintahan yang ada sekarang. Banyak problem di Bireuen. Bahkan sebagian pejabatnya gemar melakukan hal-hal yang menyeleweng. Selain itu yang paling utama adalah, H. Ruslan dan Mukhtar harus benar-benar anti korupsi agar menjadi contoh bagi bawahan,” kata Mukhlis Munir.
Perhatikan Tata Ruang
Dalam membangun Bireuen lima tahun ke depan, Bupati terpilih juga harus memperhatikan tata ruang yang telah di susun. Agar tidak menimbulkan ketimpangan dan tumpang tindih, yang akhirnya membuat pembangunan kabupaten ini tidak terarah.
Harapan itu disampaikan oleh Abdul Manan Isda, Direktur F-KaMAR. Dia berharap agar dalam menjalankan proses pembangunan RTRW Bireuen yang telah ada menjadi acuan.
“Dalam membangun Bireuen, pasangan ini kami harapkan agar memperhatikan tata ruang yang telah dibuat. Ini untuk menjaga tidak tumpang tindih dan timpangnya pembangunan,” imbuh Manan.
Pembangunan ekonomi rakyat juga harus galakkan dengan mengacu pada potensi yang ada. Menurutnya, pemerintah Bireuen yang baru tidak perlu buru-buru mengundang investor untuk masuk ke kabupaten pecahan Aceh Utara ini. Yang perlu dilakukan adalah memetakan potensi daerah dan membangun sesuai dengan kearifan lokal dengan tetap memperhatikan kelangsungan lingkungan hidup.
[001]
Kamis, 23 Mei 2013 16:33 WIBPerpustakaan Inggris Koleksi Tulisan John Lennon