Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Skorsing Tidak Dicabut, Mahasiwa Unsyiah Segel Gedung Rektorat


Skorsing Tidak Dicabut, Mahasiwa Unsyiah Segel Gedung Rektorat
Reporter I The Globe Journal
Senin, 12 Oktober 2015 20:14 WIB

Banda Aceh- Pihak rektorat Universtas Syiah Kuala menolak mencabut skorsing terhadap 10 mahasiswa yang menggelar ospek terhadap mahasiswa baru diluar kampus. Akibatnya, sejumlah mahasiswa yang menggelar demontrasi, melakukan penyegelan terhadap gedung rektorat.

Dihadapan mahasiswa, Senin (12/10/2015) Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan, Alfiansyah Yulianur mengatakan bahwa 10 mahasiswa yang diberikan skorsing selama satu semester, karena telah melanggar aturan kampus.

"Sudah kami sebarkan surat edaran tidak boleh ada kegiatan ospek diluar kampus, itu peraturan yang sangat jelas dan tidak akan kami cabut," Katanya dihadapan para pendemo.

Mendengar penuturan tersebut, demonstran mulai marah. Dua ban bekas dibakar di depan gedung Rektorat Universitas Syiah Kuala. Kemudian, setelah sempat adu mulut dengan petugas keamanan kampus, mahasiswa berhasil masuk ke gedung rektorat dan meminta orang nomor satu di kampus untuk menjumpai para pendemo.

Namun, sampai pukul 18.00, DR. Samsul Rizal, Rektor Universitas Syiah Kuala tidak kunjung bersedia bertemu dengan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa. Kesal dengan pengabaian yang dilakukan oleh orang nomor satu di kampus itu, mahasiswa kemudian melakukan penyegelan pintu masuk gedung rektorat. Kemudian melemparinya dengan telur.

Sebelum beranjak pulang, massa mengancam akan kembali melakukan aksi serupa, bila skorsing terhadap 10 mahasiswa tidak dicabut oleh pihak kampus. [RR04032015]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close