Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Seluruh Kabupaten Akan Dapat Bantaun 2,5 Miliar Dari Uni Eropa


Seluruh Kabupaten Akan Dapat Bantaun 2,5 Miliar Dari Uni Eropa
Kamis, 10 September 2015 07:59 WIB

Jakarta- Untuk meningkatkan standar pelayanan minimal untuk pendidikan dasar di Indonesia, Uni-Eropa melalui Asian Development Bank (ADB) menghibahkan 37,3 juta Euro untuk program pengembangan kapasitas penerapan standar pelayanan minimal pendidikan dasar.

Ketua Program Pengembangan Kapasitas Standar Pelayanan Minimal John Strain mengatakan tujuan program tersebut adalah untuk meningkatkan kapasitas tentang standar pelayanan minimum (SPM) pendidikan dasar bagi pemerintah daerah serta pihak sekolah.

"Kita tingkatkan kesadaran tentang perlunya SPM itu dicapai untuk meningkatkan mutu pendidikan kepada masyarakat, terutama pemerintah daerah yang mempunyai wewenang penuh di daerahnya,  serta masyarakat terutama orang tua murid," papar John dalam diskusi pendidikan di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (9/9/15).

John mengatakan program tersebut akan berlangsung selama tiga tahun di 108 kabupaten di Indonesia. "Kami sudah berjalan selama 1,5 tahun dan telah melatih 50.000 dari pemda, instrumen sekolah dan pihak swasta," ujarnya.

Masing-masing kabupaten, kata dia, mendapatkan Rp2,5 miliar untuk pelatihan SPM setiap tahunnya. "Sejauh ini respon pemda sangat welcome, kedepannya kami akan targetkan membuat roadmap perencanaan pendidikan serta pengumpulan data," tuturnya.

Ke depannya, John mengimbau kepada pemerintah daerah untuk menginvestasikan 10% dari Anggaran Pemasukan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pelatihan SPM. "Bahkan 50% pemda menginvestasikan 16%. Ada juga yang hingga 26% di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan."

Dengan banyaknya kesadaran masyarakat akan pentingnya pencapaian SPM dapat meningkatkan mutu sekolah di Indonesia.|POL






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close