Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Novel Politik Aceh Bakal Meluncur di Jerman


Novel Politik Aceh Bakal Meluncur di Jerman
Fadel Aziz Pase | The Globe Journal
Senin, 09 Juni 2014 16:00 WIB

Lhokseumawe -  Novel terbaru karya Arafat Nur,  Burung Terbang di Kelam Malam, lolos dalam seleksi di antara buku-buku yang akan diterjemahkan ke dalam bahasa asing yang akan diluncurkan di Frankfurt Bookfair, Jerman pada awal tahun depan. Novel setebal 392 halaman yang diterbitkan Bentang, Februari lalu ini, terdaftar dalam buku-buku lolos seleksi Badan Bahasa Kemendikbud Jakarta yang diumumkan baru-baru ini.

“Saya sendiri tidak menyangka novel ini yang lolos seleksi. Sewaktu diberitahu kawan, saya cukup terkejut. Namun, setelah saya hubungi Mbak Ika Yuliana Kurniasih, editor saya di Bentang, ternyata itu benar,” Ungkap Arafat Nur, kepada The Globe Journal, Senin (9/6/2014).

Namun Arafat tidak tahu pasti novel Burung Terbang di Kelam Malam akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris atau bahasa Jerman. Yang pasti, kata Arafat, jika tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, tentunya saja diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman.

Sebelumnya Arafat justru mengira bahwa novel yang akan lolos ke Frankfurt Bookfair Jerman itu adalah Lampuki, yang memenangkan Sayembara Dewan Kesenian Jakarta pada tahun2010 lalu dan penghargaan Khatulistiwa Literary Award.

“Namun, entah karena ada kendala teksnis novel ini batal masuk ke Frankfurt Bookfair,” ujarnya.

Karenanya pula dia tidak mengira kalau buku terbarunya malahan yang terpilih, dan rencanya bila tidak ada halangan, Arafat Nur juga akan menghadiri pesta buku di Frankfurt itu.

 “Sekarang masih terlalu dini, segalanya belum terlalu pasti. Saya merasa senang juga novel saya akhirnya diterjemahkan ke bahasa asing,” Katanya.

Arafat Nur merupakan satu-satunya penulis muda Aceh yang namanya melonjak di kancah sastra nasional setelah novel Lampuki meraih dua penghargaan bergengsi yang membawanya dalam berbagai event sastra nasional dan internasional. Dua novel terakhirnya, Lampuki dan Burung Terbang di Kelam Malam dinilai sebagai novel bermuatan sastra tinggi. Namun, sebagian khalayak yang tak mengerti mengecamnya. Sebagian orang malah memuji-muji sebagai sastrawan Aceh yang cukup berkualitas mengandung muatan sosial dan politik, dengan cara bercerita yang cukup unik dan mengejutkan. []






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close