Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»IDI Keluhkan Mahalnya Biaya Kuliah Kedokteran


IDI Keluhkan Mahalnya Biaya Kuliah Kedokteran
Muhammad
Senin, 21 Mei 2012 11:30 WIB

Depok – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Fakhrurrozi mengeluhkan mahalnya biaya kuliah fakultas kedokteran. Menurutnya, selama ini terdapat kesenjangan, sehingga yang masuk fakultas kedokteran hanya didominasi orang kaya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar dalam RUU Pendidikan Tinggi (PT) yang baru bisa dimasukkan klausul tentang biaya kuliah kedokteran dibiayai oleh pemerintah. "Kami dari IDI Depok meminta agar pemerintah bisa membiayai kuliah kedokteran. Tentunya, bagi mereka yang memiliki kemampuan dan kualifikasi tertentu," kata Fakhrurozi kepada wartawan di Balai Kota, kemarin.

Fakhrurrozi mengaku, dulu semua masyarakat bisa kuliah kedokteran karena biaya yang terjangkau. Namun, saat ini biaya yang mahal hingga mencapai ratusan juta rupiah mengakibatkan pendidikan kedokteran hanya dinikmati dari kalangan orang mampu.

Sebagai solusi, dia meminta agar pemerintah pusat bisa memberikan biaya bagi mahasiswa yang masuk kuliah kedokteran. Pasalnya, saat mereka telah menyelesaikan pendidikan pemerintah bisa dengan mudah menempatkan dokter di sejumlah daerah.

"Kalau biaya dari pemerintah, penempatan dokter itu bisa dengan mudah diatur. Karena, biaya pemerintah yang menanggung. Kita lihat, saat ini dokter menyerbu kota-kota besar dan menghindar tugas dari daerah terpencil," tuturnya.

Menurutnya, banyaknya dokter yang memilih kota besar karena mereka selama ini telah mengeluarkan biaya tinggi dalam pendidikannya. Berdasarkan ketentuan IDI, perbandingannya satu dokter untuk 2.000 jiwa.

Fakhrurrozi menilai, saat ini masih banyak daerah terpencil dan daerah yang masih kekurangan dokter. Dia mencontohkan, Kalimantan, Papua dan daerah pelosok lainnya. "Wajar saja jika dokter banyak memilih praktik di kota besar, karena mereka telah mengeluarkan biaya mahal. Pemerintah agak sulit mengatur penempatan dokter. Apalagi, banyak dokter spesialis atau lainnya tidak memilih menjadi PNS," ungkapnya.

Perlu diketahui, biaya masuk perguruan tinggi swasta (PTS) rata–rata mencapai Rp250 juta. Angka ini belum lagi termasuk biaya SPP, praktik dan dihitung per tahun selama masa enam bulan pendidikan. Saat ini di Depok terdapat 1.500 dokter dengan perincian sekira 400 orang merupakan dokter spesialis.(004-okezone)







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close