Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Empat Hal untuk Memahami Amal Shaleh


Empat Hal untuk Memahami Amal Shaleh
Muhajir Juli I The Globe Journal
Jum`at, 11 Januari 2013 14:42 WIB

Banda Aceh- Amalan shaleh merupakan salah satu amalan penting yang turut memperkuat keimanan umat Islam. Yang dimaksud disini bukanlah amalan wajib, sebagai sebuah ketentuan yang sudah final yang tidak dapat dikurangi ata ditambahkan.

Namun merupakan amalan sunnah yang telah disunnahkan oleh agama, bukan amalan yang di “sunnahkan” oleh orang per orang. Dalam hal ini, ada empat hal penting untuk memahami hal itu, yang pertama, meningkatkan amalan yang telah disunnahkan, kedua, membersihkan amalan dari percampuran antara hak dan bathil. Ketiga, memperbaiki birokrasi kerja, dan keempat, menghindari kemudharatan terhadap diri sendiri dan terhadap orang lain.

Demikian isi ceramah Jumat yang disampaikan oleh Dr. Tgk. H. Ajidar Matsyah, Lc.,MA, direktur Ma’had Samudera Pase (INSIS) Baktiya, Aceh Utara, Jumat (11/01/2013) di Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Dalam penjelasannya Tgk. H. Ajidar mengatakan, maksud dari point pertama itu adalah menambah amalan harian dengan pengamalan amalan-amalan sunnah berdasarkan dalil agama yang bersumber dari Al-quran dan hadist. Misal, memperbanyak baca Quran dan menghafalnya, memperbayak shalat dhuha dan tahajjud, banyak berdoa dan shadaqah dan ibadah lainnya.

Amalan doa, tambah Ajidar, merupakan identitas seorang muslim. Oleh karenanya, Islam sangat mengutamakan  umatnya untuk berdoa. Apalagi setelah shalat. Rasulullah menjelaskan yang artinya: Barang siapa yang tidak pernah berdoa kepada Allah, Allah murka padanya.

Ajidar juga mengatakan, melaksanakan amal shaleh bukan pula menambahkan “sunnah” baru. Artinya, Islam memerintahkan umatnya untuk menjalankan sunnah yang berlandaskan Alquran dan hadist. Bukan menciptakan yang baru.

Untuk hal yang kedua, Ajidar menjelaskan, contoh amalan yang bercampur antara haq dan bathil adalah menggandakan (copy) Alquran  untuk kepentingan kampanye politik calon penguasa atau pemerintah. Menjadi pemimpin adalah hak, karena Rasulullah pernah menjabat sebagai kepala negara Madinah.

Namun membagi-bagikan surah Yasin yang disampulnya ditambahkan foto si calon pemimpin, maka sesuatu yang kurang baik alias bathil, karena Alquran menjelaskan: Dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertaqwa. (QS. Al-Baqarah: 41).

Menggandakan surat Yasin yang di sampulnya ditempelkan foto calon dan ajakan pilih nomor sekian serta dibagi-bagikan kepada masyarakat, bukankah hal tersebut Tsamanan Qalila (harga yang murah). Contoh lain, acara-acara seremonial yang menampilkan tarian gadis-gadis, tetapi dimulai dengan bacaan Alquran, juga bagian dari Tsamanan Qalila.

Hal ketiga, terkait perbaikan birokrasi. Tgk. Ajidar mengatakan, pekerjaan merupakan suatu ibadah dalam ajaran Islam. Ini berarti, amalan shalih bukanlah hanya puasa sunnah pada setiap Senin dan Kamis, bersedekah, tahajjud, dll.

Mempermudah birokrasi juga ibadah yang termasuk dalam amalan shalih sehari-hari. Para pegawai pemerintah sebenarnya adalah bagian dari pelayan rakyat dan bukan bos.

Dalam hadist Rasulullah mengatakan: berilah kemudahan jangan memprsulit, dan gembiarakanlah dan jangan menakut-nakuti. (H.R: Bukhari dan Muslim).

Yang terakhir, adalah menghindari kemudharatan diri dan orang lain. Ini juga bagian dari amalan shalih sehari-hari. Islam mengajarkan menghindari mudharat diri dan menghindarkan orang lain mudharat merupakan bagian amal shalih.

Islam mengajarkan bahwa hubungan sesama manusia adalah ikhwah yang merupakan ibadah. Konsep ikhwah dalam Islam bukanlah ikhwah jughrafiah, hizbiyah dan qabailiyah. Tetapi ikhwah al-alamiah seperti yang terjadi pada masa Rasulullah. Persaudaraan tidak dibatasi pada suku, organisasi, kepartaian, kasta dan marga.

 






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close