
Fatin - Mikha Berduet Bikin Fans X-Factor Sirik
Duet Fatin-Mikha Siap Bawakan Lagu 'Good Time'Bireuen - Mahasiswa diharapkan agar mampu memposisikan diri sebagai leader di tengah-tengah masyarakat. Sehingga kehadiran mahasiswa benar-benar dirasakan oleh masyarakat gampong. Adapun tuntutan utama, yaitu, mahasiswa harus mampu menjadi imam shalat di meunasah.
Harapan ini disampaikan oleh Bupati Bireuen, Nurdin Abdul Rahman, Selasa (2/5), saat melakukan pelepasan 1490 orang mahasiswa Universitas Almuslim Bireuen, yang akan mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tahap ke II angkatan X, di pendopo Bireuen.
Di samping itu, Nurdin juga mengharapkan kepada mahasiswa, agar mampu mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya di kampus, untuk kemashalahatan umat. Sehingga akan mendongkrak tugas-tugas aktivitas pembangunan desa.
“Yang sangat utama, mahasiswa yang ditempatkan di sebuah desa harus mampu menjadi imam di meunasah,”kata Bupati.
Nurdin juga berpesan mahasiswa yang ditempatkan di tengah-tengah masyarakat harus memperhatikan dan menguasai beberapa aspek dasar dalam berhubungan dengan masyarakat seperti aspek budaya, kearifan lokal dan agama. Disamping itu, mahasiswa juga harus mampu memberikan pendidikan tentang pengetahuan agama, setidaknya bisa sebagai khatib saat Jumat.
Sementara itu, Rektor Almuslim Peusangan, Dr Amiruddin Idris SE MSi saat melakukan pelepasan KKM mahasiswa angkatan tahap ke II angkatan ke X kemarin juga mengajak para mahasiswa harus menjadi motivator dan fasilitator.
“Kehadiran mahasiswa untuk KKM yang ditempatkan disetiap agar tidak membebani masyarakat dan harus mengikuti adat istiadat, memelihara etika masyarakat gampong serta mengayomi permasalah masyarakat secara menyeluruh,”harapnya.
Kuliah Kerja Mahasiswa Unimus Peusangan, Bireuen, tahap II angkatan ke X itu berjumlah 1490 mahasiswa dan akan menempati di 219 desa untuk 13 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.
Adapun kecamatan yang akan dijadikan lokasi penempatan mahasiswa adalah kecamatan Makmur, Gandapura, Kutablang, Jangka, Peusangan, Kota Juang, Kuala, Jeumpa, Pandrah, Peudada, Peulimbang, Simpang Mamplam dan kecamatan Samalanga, Juli.
